• BMKG Masih Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi

    0

         Pangkalpinang, jurnalsumatra.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, masih mengeluarkan peringatan dini bahaya gelombang tinggi yang diprakirakan terjadi pada Jumat (19/8).
    “Sudah hampir sepekan kami terus mengeluarkan peringatan bahaya gelombang tinggi yang mencapai 2-4 meter di jalur penyeberangan provinsi ini untuk mengingatkan nelayan atau pun jasa angkutan laut agar tetap waspada,” kata Staf Koordinator Unit Analisa Kantor BMKG Pangkalpinang Rizki Adzani di Pangkalpinang, Kamis.
    Tinggi gelombang tersebut diprakirakan terjadi di Perairan Utara Bangka, Selat Gelasa, Perairan Belitung, dan Selat Karimata.
    “Hanya di Selat Bangka yang cukup tenang yaitu berkisar 0,75 meter, meskipun begitu harus tetap waspada karena tinggi gelombang maksimum dapat mencapai dua kali ketinggian signifikan,” ujarnya.

         Selanjutnya, kata dia, rata-rata kecepatan angin di perairan Provinsi Babel berkisar 8-42 kilometer per jam dari Timur ke Selatan.
    Sementara itu, tinggi pasang air laut Membalong Kabupaten Belitung berkisar 2,17 meter, Sungailiat Bangka 2,24 meter. Toboali Bangka Selatan 1,80 meter, Mentok Bangka Barat 1,73 meter.
    Kemudian Kelapa Kampit Belitung Timur 1,66 meter, Belinyu Bangka 1,60 meter, Tanjungpandan Belitung 1,41 meter dan Pangkalpinang 2,90 meter.
    Ia mengatakan, hanya daratan di Manggar dan Selat Nasik yang berpotensi berawan, dan Jebus berpotensi hujan sedang,
    Sementar itu di Belinyu, Sungailiat, Pangkalpinang, Koba, Sungai Selan, Toboali, Mentok dan Tanjungpandan berpotensi hujan ringan.
    “Diimbau warga tetap waspada atas kondisi cuaca yang mudah berubah terutama dalam skala lokal,” ujarnya lagi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com