• BKKBN Sosialisasi Pengendalian Penduduk Generasi Emas 2045

    0

        Surabaya, jurnalsumatra.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar sosialisasi kebijakan dan strategi pengendalian penduduk sebagai bentuk penyiapan generasi emas pada 2045.
    “Dalam membangun generasi emas 2045, diperlukan usaha dan kinerja sinergis antara semua pihak,” ujar Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Wendy Hartanto di sela sosialisasi dan desiminasi melalui seminar di Universitas Airlangga Surabaya, Kamis.
    Ia menjelaskan generasi emas adalah generasi yang pada tahun 2045, yakni saat Indonesia memasuki usia 100 tahun merdeka akan berusia antara 35-54 tahun.
    Menurut dia, generasi ini akan berada pada usia produktif sehingga menjadi penerus bangsa Indonesia dan diharapkan menjadi generasi yang cerdas komprehensif, produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosialnya, sehat dan lainnya.
    Lebih lanjut, ia mengatakan penyiapan generasi emas dilakukan melalui pembangunan karakter yang berawal dari keluarga, karena merupakan lingkungan pertama dan utama dalam pembinaan tumbuh kembang serta penanaman nilai-nilai moral dan pembentukan kepribadian.

        Pembangunan karakter, kata dia, dimulai sejak 1.000 hari kehidupan pertama manusia, yaitu mulai mengandung selama 270 hari, ditambah 730 hari atau saat anak berusia dua tahun.
    “Saat itulah otak-otak manusia terbentuk dan berkembang optimal sehingga pada usia 4-5 tahun sudah semakin matang. Tapi jangan sampai dilupakan ketika masa hamil terkait gizi, psikis dan sejumlah faktor yang bisa mempengaruhi anak,” katanya.
    Sementara itu, Ketua Umum Koalisi Kependudukan Provinsi Jawa Timur Kuntoro menjelaskan perannya dalam program ini adalah melalui advokasi serta memberikan pelatihan tentang kependudukan.
    Tidak itu saja, guru besar Universitas Airlangga Surabaya tersebut juga bersinergi dengan sejumlah pihak, termasuk instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat yang peduli dengan kependudukan.
    “Koalisi Kependudukan komitmen terhadap perkembangan kependudukan karena masalah strategis dalam pembangunan nasional, termasuk pencapaian generasi emas 2045 melalui perbaikan kualitas sumber daya manusia maupun pendidikan karakter,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com