• Bengkulu Sanksi Pejabat Tak Hadir Paripurna HUT-RI

    0

    Bengkulu, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Bengkulu mengecam dan menegaskan akan memberikan sanksi terhadap sejumlah pejabat yang tidak menghadiri sidang paripurna mendengarkan pidato Presiden RI dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke 71 Republik Indonesia.
    Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Marjon di Bengkulu, Selasa, mengatakan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, seperti kepala bagian di dinas instansi, camat dan lurah tidak menghadiri sidang paripurna tersebut.
    “Di daftar hadir langsung saya coret, dan daftar hadirnya dibawa sebagai bukti,” kata dia.
    Dengan tidak mengikuti salah satu rangkaian penting HUT RI itu, Sekda Kota Bengkulu mempertanyakan rasa nasionalisme para pejabat eselon tersebut.
    “Masa tidak punya jiwa kebangsaan, kita semua bersama-sama di sini, mengapa mereka tidak hadir,” kata dia lagi.
    Usai perayaan HUT ke 71 RI, seluruh pejabat eselon tersebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan perihal ketidakhadiran mereka.
    “Saya akan panggil secara khusus, tidak apa kalau alasan mereka benar dan tepat, tetapi kita tidak akan tolerir dengan alasan mengada-ada,” ucapnya.
    Dia juga menegaskan, tidak sampainya undangan kegiatan sidang paripurna ke pejabat eselon di Kota Bengkulu itu juga bukan merupakan alasan yang dapat diterima.
    “Makanya baca WhatsApp, setiap pagi saya kirimkan, segala koordinasi sudah saya sampaikan di sana,” ujarnya.
    Anggota DPRD Kota Bengkulu, Hamsi, sangat menyayangkan rendahnya partisipasi pejabat di Pemerintahan Kota Bengkulu dalam mengikuti sidang paripurna mendengarkan Pidato Presiden RI dalam menyambut HUT RI.
    “Sepi sekali paripurna kali ini, saya langsung sampaikan kritikan itu dalam sidang tadi,” pungkas Marjon.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com