• BEI Targetkan “ISCME 2016” Ciptakan Emiten Baru

    0

         Surabaya, jurnalsumatra.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan selama perhelatan “Investor Summit and Capital Market Expo” (ISCME) 2016 atau pameran antarpelaku industri dan pasar modal yang digelar mulai 18 hingga 20 Agustus di Surabaya akan menciptakan emiten baru.
    Direktur Utama BEI Tito Sulistio, di Surabaya, Kamis mengatakan emiten (perusahaan) yang melakukan penerbitan dan penjualan saham atau obligasi kepada masyarakat umum, bisa dari perusahaan swasta maupun BUMD di Jatim pada saat mengikuti pameran, sebab perusahaan di Jatim memiliki potensi besar untuk peningkatan perekonomian nasional.
    “Kami targetkan perusahaan yang ikut acara ini akan masuk menjadi emiten baru agar memiliki sumbangsih kepada BEI dan perekonomian nasional,” kata Tito, saat pembukaan ISCME 2016 di Grand City, Surabaya.
    Tito mengatakan pameran ini juga menargetkan dapat menggaet transaksi hingga Rp6.100 triliun dalam pasar kapital bursa efek, dari transaksi yang telah terjadi sekitar Rp5.900 triliun.

         “Market kapital semester I dari awalnya Rp5.200 triliun, dan kini menjadi Rp5.500 triliun, lalu sekarang Rp5.900 triliun. Jika angka itu tercapai, kami yakin market kapital BEI lebih besar dari total aset perbankan,” katanya.
    Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan target emiten di Jatim dapat dilihat dari market kapitalnya, yakni dari 561 emiten secara nasional, 27 di antaranya berada di Jawa Timur.
    Gubernur Jatim Soekarwo yang hadir dalam kegiatan itu mengaku mendukung penuh kegiatan ISCME 2016, sebab akan mendorong investasi di Jatim.
    “Total izin investasi dari tahun 2010-2015 yang mengajukan izin prinsip dan belum terealisasi sekitar Rp273 triliun. Oleh karena itu, kami dorong agar dapat direalisasikan izin prinsipnya, minimal sebesar Rp100 triliun,” ujarnya.
    Menyinggung pasar modal di Provinsi Jatim, Soekarwo mengaku Pemprov Jatim akan kampanye ke berbagai perusahaan untuk mendorong hal tersebut.
    “Sebab, saat ini terdapat 60 perusahaan yang sudah masuk “Initial Public Offering” (IPO) atau penjualan pertama saham umum sebuah perusahaan kepada investor.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com