• BC Tetapkan Dua Tersangka Penyelundupan Pakaian Bekas

    0

    Karimun, Kepri, jurnalsumatra.com – Bea Cukai Kepulauan Riau menetapkan nakhoda dan seorang ABK KM Syaufi sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan 782 karung padat (ballpress) dan 14 karung pakaian bekas senilai Rp1,5 miliar.
    “Nakhoda KS dan seorang ABK sebagai perwakilan pemilik barang kita tetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) Parjiya di sela penyerahan hibah bawang merah di Kanwil BC Kepri, Meral, Karimun, Selasa.
    Parjiya menjelaskan, KM Syaufi ditangkap petugas patroli BC-10001 ketika melakukan patroli rutin di perairan Pulau Arwah pada 5 Agustus 2016.
    Pakaian bekas atau ballpress sebanyak itu, lanjut Parjiya, berasal dari Port Klang, Malaysia, dan saat ini sudah dibongkar dan disimpan dalam gudang barang bukti Kanwil BC Kepri di Meral.
    Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 102 huruf a Undang-undang No 17 tahun 2006 tentang Perubahan UU No 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan jo Pasal 55 ayat 1 KUHPidana.
    “Pakaian bekas merupakan barang larangan dan pembatasan. Selain tindak pidana penyelundupan impor, pengangkutan barang impor tanpa dokumen pelindung yang sah juga dapat mengganggu industri tekstil dan garmen dalam negeri,” tuturnya.
    Selain menetapkan dua tersangka penyelundupan pakaian bekas, penyidik Kanwil BC Kepri juga menetapkan seorang sebagai tersangka penyelundupan bawang merah sebanyak 23 ton, dengan kapal pengangkut KM Rizky Akbar yang juga ditangkap pada pekan lalu.
    “Tersangka penyelundupan bawang merah Mf, dia nakhoda KM Rizky Akbar,” kata Kakanwil.
    Tersangka Mf juga dijerat dengan pasal yang sama, yaitu mengangkut barang impor tanpa dilengkapi dokumen pelindung yang sah.
    “Barang merah juga termasuk barang larangan dan pembatasan, tata niaga impornya diatur agar tidak mengganggu produksi bawang dalam negeri,” ujarnya.
    23,3 ton atau sekitar 2.455 karung bawang merah yang diangkut tersangka, lanjut Parjiya, dihibahkan kepada lima panti asuhan dan beberapa warga tidak mampu di Kabupaten Karimun.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com