• Bantul Gelar “Grebeg Pasar” Promosikan Pasar Tradisional

    0

     Bantul, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar “Grebeg Pasar” di Kantor Halaman Pengelolaan Pasar setempat untuk mempromosikan pasar tradisional daerah itu.
    “Ini bagian dari kami untuk melakukan promosi sekaligus meningkatkan daya saing pasar tradisional serta perlindungan terhadap pedagang pasar tradisional,” kata Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Bantul, Slamet Santosa disela pembukaan Grebeg Pasar, Kamis.
    Menurut dia, kegiatan “Grebeg Pasar” digelar selama tiga hari yaitu mulai Kamis (11/8) hingga Sabtu (13/8) dengan menampilkan potensi dagangan unggulan dari masing-masing pasar tradisional.
    “Ada 29 pasar tradisional yang mengikuti kegiatan ini dengan mengirim beberapa perwakilan pedagang. Mereka menjual dengan harga yang sudah mendapat subsidi dari panitia (pemkab),” katanya.
    Slamet mengatakan, “Grebeg Pasar” digelar dengan anggaran APBD Bantul sebesar Rp112 juta, kegiatan ini merupakan penyelenggaraan yang pertama kali, sebab pada tahun-tahun sebelumnya promosi pasar tradisional tersebut belum pernah digelar.
    “Namun Insya Allah akan digelar rutin tiap tahun, kita sudah rencanakan tahun depan dan sudah dianggarkan. Harapannya bisa lebih baik lagi, karena ini baru yang pertama tentu tidak lepas dari kekurangan,” katanya.
    Ditanya terkait apakah “Grebeg Pasar” sebagai bentuk perlawanan atas pertumbuhan toko modern, Slamet mengatakan, bukan bentuk perlawanan, karena memang upaya memajukan dan meningkatkan pedagang pasar tradisional sudah menjadi tugas instansinya.
    “Ini bentuk perlindungan terhadap pedagang pasar tradisional, eksistensi pasar tradisional itu ada, sehingga ke depan akan semakin berkembang dan makin maju dan memberikan manfaat kepada para pedagang di Bantul,” katanya.
    Dalam pembukaan Grebeg Pasar yang dimeriahkan pentas kesenian khas Bantul tersebut dihadiri Bupati Bantul, Suharsono dan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APSSI) DIY, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi.
    “Semoga kegiatan ini memberikan kontribusi dan meningkatkan kualitas pasar tradisional di Bantul sebagai tempat transaksi yang lebih baik, apalagi selama ini pasar tradisional terkesan semrawut dan berjubel.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com