• Anggaran Perjalanan Dinas SKPD Ambon Dievaluasi

    0

         Ambon, jurnalsumatra.com – Penjabat Wali Kota Ambon Frans Johanis Papilaya menyatakan anggaran perjalanan dinas pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKDP) dan staf akan dievaluasi guna menghindari pemborosan anggaran.
    “Kita akan melakukan efisiensi pos anggaran yang dianggap meningkat seperti perjalana dinas pimpinan SKPD dan staf, karena masih banyak kebutuhan masyarakat yang menjadi prioritas utama,” katanya saat melakukan arahan kepada ASN Ambon, Senin.
    Ia menyatakan, alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota Ambon secara tidak langung hanya sebesar 34 persen yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sedangkan 66 persen diantaranya untuk belanja pegawai.
    Prioritas anggaran harus juga menyentuh masyarakat karena PAD yang dihasilkan juga berasal dari masyarakat, sehingga program prioritas harus menyentuh masyarakat tidak hanya semata untuk belanja pegawai.
    “Kita harus memprioritaskan kebutuhan mendasar masyarakat sehingga evaluasi perjalanan dinas pimpinan skpd dan staf merupakan langkah awal evaluasi guna menghindari pemborosan anggaran,” katanya.
    Frans mengatakan, sejak dilantik menjadi penjabat Wali Kota Ambon pada 4 Agustus 2016 agenda prioritas adalah konsolidasi dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda).

         “Hari pertama menjabat saya telah melakukan kunjungan ke Forkopinda dan sejumlah dinas teknis yang berkaitan dengan pelayanan publik, hari ini saya bertatap muka sambil memberikan arahan kepada para ASN, dan akan dilanjutkan dengan para guru, camat , lurah, kepala desa dan para raja,” ujarnya.
    Diakuinya, guna kebutuhan konsolidasi dirinya telah mengistruksikan seluruh pimpinan SKPD untuk tidak melakukan perjalanan dinas selama bulan Agustus.
    “Pimpinan SKPD dilarang untuk melakukan perjalanan dinas keculai untuk tugas yang penting, dan jika tidak dapat diwakilkan oleh staf, karena saya ingin awal tugas ini didukung oleh seluruh aparatur,” tandasnya.
    Ia menambahkan, tugas pemerintahan dibutuhkan konsolidasi dimulai dari tingkat kelurahan, desa dan negeri, karena itu dibutuhkan dukungan seluruh aparatur untuk bekerjasama melakukan pelayanan kepada masyarakat.
    Sejak serah terima jabatan lanjut Frans, ada memori jabatan yang harus dipelajari dengan baik, guna peningkatan pelayanan.
    “Saya meminta seluruh ASN satu komitmen dalam melakukan tugas, serta memiliki rasa solidaritas, integritas dan loyalitas dalam bekerja, karena kita akan kuat dalam bekerja,” kata penjabat Wali kota Ambon.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com