• Alex : LRT Banyak Masalah

    0

    alex noerdinPALEMBANG- Masalah penimbulan di kolam retensi di PSCC dan Simpang Polda untuk pembangunan LRT banyak menuai protes dari berbagai pihak, menjawab permasalah ini Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin   untuk penimbunan didua kolam retensi yang menjadi keluhan dimasyarakat sudah dipikirkan jalan keluarnya. Penimbunan itu untuk pengerjaan LRT, ditimbun untuk tempat alat-alat berat yang akan mengerjakan LRT. Setelah tiang LRT selesai, timbunan itu akan dikeruk kembali tinggal tiang LRT.

    “Katonyo di timbun, Kalo dak ngerti bertanyo, itu nak demo tanggal 24 yo kan?, ngapo di timbun itu?, ini untuk pekerjaan masang tiangnyo, setelah tiang itu jadi setelah di cor itu di keruk lagi tinggal tiang itu di dalam” jelas Alex di griya Kamis (18/9)

    Sebenarnya hal ini, menurut alex noerdin belum boleh di bocorkan masalah ini biarkan yang akan protes ,Jangan asal ingin mengkritisi pembangunan LRT ” “jangan asak apo lagi nak di demo nih, uji dio nah kolam nak di urug, betanyo ngapo pak” ucapnya, soal nanti ketika itu  rentensi itu kena, ketika hujan lebat “yo banjir, tenggelam, tinggi, LRT tenggelam jugo” canda Alex Noerdin

    Selain itu menurut Alex Noerdin menjelaskan bahwa dengan Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang bukan tidak ada masalah, banyak masalah yang dihadapi. Diantara permasalahan itu seperti kerusakan fasilitas, persinggungan dengan pembangunan fly over, dan pembangunan LRT yang menyeberang Sungai Musi. Tetapi itu semua sudah ada jalan keluarnya dan dapat diselesaikan

    “Permasalahan yang paling banyak ada di Zona 3 dan Zona 4. Kalau di Zona 3 permasalahannya pada banyaknya utilitas, sedangkan Zona 4 karena menyeberangi Sungai Musi. Untuk LRT yang menyeberangi sungai sudah ada jalan keluarnya, akan menggunakan kapal khusus untuk pemasangan tiang pancangnya,” tutup Alex Noerdin.

    Akan Tetapi Ketua LSM Indoman IR Amrizal Aroni MSi kepada jurnalsumatra.com mencemooh ungkapan Alex Noerdin dengan mengatakan, agar masyarakat jangan mempercayai ungkapan tersebut sebab banyak janji dan ungkapanya bohong.

    Secara teknis kalau hanya untuk menancapkan tiang LRT tidak perlu menimbun kolam retensi dekat PSCC, bila sudah ditimbun tidak mungkin akan dikeruk lagi, walaupun dikeruk lagi sudah merusak ekosistim kehidupan dikolam tersebut.(rn)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com