• 3.000 M Lahan Fly-over Belum Bebas

    0
    20151231antarafoto-uji-coba-flyover-kuningan-selatan-301215-wpa-2

    3.000 M Lahan Fly-over Belum Bebas

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pembangunan fly over di Simpang Bandara-Tanjung Api-api (TAA) akan segera dimulai. Namun, masih ada sekitar 3.000 meter persegi lahan lagi yang harus belum dibebaskan.

    Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III, Thomas Setia Budi Aden mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkot Palembang untuk pembebasan lahan ini. “Ya, tidak terlalu banyak sekitar 3.000 meter persegi. Nanti, ini akan segera dibebaskan,”kemarin

    Selain soal lahan, lanjut dia, juga pihaknya akan berkoordinasi soal utilitas. Di kawasan itu, ada pipa gas, lampu jalan dan lain-lain. Ini akan kita koordinasikan lebih lanjut.

    Sedangkan untuk fly over Keramasan, kata Thomas, tidak ada lagi lahan yang harus dibebaskan. “Kalau untuk di Keramasan, ini lahannya tidak ada masalah,” katanya.

    Untuk pembangunan sendiri, lanjut dia, menggunakan dana APBN. Rinciannya, pembangunan fly over Simpang Bandara-TAA yang memiliki panjang 460,74 meter akan menelan biaya sekitar Rp 159 miliar. Sedangkan, fly over Keramasan yang memiliki panjang 650 meter menelan biaya sekitar Rp 220 miliar.

    “Ini kita sudah dilakukan penandatanganan kontrak. Dimana, untuk fly over Simpang Bandara itu akan dibangun oleh kontraktor PT Modren Widya Tehnical. Dan fly over Keramasan akan dibangun oleh kontraktor PT Wijaya Karya (WIKA). Setelah tanda tangan kontrak ini, kita akan langsung kerja karena mengejar waktu juga,” bebernya.

    Mengenai adanya pembangunan LRT di lokasi yang sama, Thomas mengungkapkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan kontraktor pembangunan LRT. “Termasuk ke Dishub dan Satlantas untuk pengaturan lalu lintas,” ujar dia.

    Plt Sekretaris Daerah Kota Palembang, Kurniawan mengungkapkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera mensosialisasikan pembebasan lahan ini.

    “Bangunannya tidak terlalu banyak dan itupun semi permanen. Pihak kecamatan sudah mulai mensosialisasikan untuk pembangunan fly over ini. Karena lahannya tidak terlalu banyak, saya pikir masalah lahan bukan jadi kendala untuk fly over ini,” pungkasnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com