• 10 Pelajar OKI Kuliah Gratis

    0

    10 Pelajar OKI Kulia GratisKAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Perusahaan PT OKI Pulp and Paper Mills yang bergerak dibidang kertas dan tisu terbesar di Asia yang dibangun di wilayah perairan Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), telah mengucurkan dana corporate social (CSR) melalui pembangunan maupun pendidikan.

    Untuk tahun ini, CSR yang dikeluarkan perusahaan grup Sinar Mas tadi, berupa pembangunan 15 unit lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) dan 10 beasiswa perguruan tinggi ke Institute Tecnology Saint Bekasi. Seluruh PAUD itu diperkirakan tuntas November mendatang.

    Kadin Pendidikan OKI H Zulkarnain SPd MSi melalui Sekretaris Dinas Pendidikan OKI H Husni SPdI saat mengadiri launching pembangunan PAUD tahap II (8 unit) di Aula Diknas OKI, Rabu (10/8/2016) mengatakan, Pemkab OKI telah memprogramkan 1 PAUD di 1 desa yang harus tuntas di tahun 2016 ini. Langkah yang dilakukan sekarang sedang menuntaskan 64 unit PAUD bekerjasama dengan perusahaan.

    “Pemerintah belum terpikirkan dalam mensejahterakan pendidik di PAUD, namun kami mulai membantu honor Rp 150 ribu per orang. Pemerintah pusat sedang menganggarkan bantuan operasional PAUD,” jelas Husni.

    Dituturkan Husni, mengenai pembangunan gedung PAUD, sekarang sedang finishing pembangunan tahap I berupa 7 unit PAUD yakni, 2 unit masing-masing di Kecamatan Pampangan, Jejawi dan Pangkalan Lampam serta 1 unit di Kecamatan Air Sugihan. “Pembangun ada tahap II, rencana pembangunan 8 unit PAUD yakni 3 unit di Kecamatan Pampangan, 2 unit di kecamatan Pangkalan Lampam, dan 1 unit masing-masing di Kecamatan Jejawi, Air Sugihan dan Tulung Selapan,” sebut Husni dihadapan wartawan.

    Manager PT OKI Pulp and Paper Mills H Gadang H Hartawan mengungkapkan, perusahaan ini adalah grup Sinar Mas yang nanti akan mengolah kayu dari perusahaan Hutan Tanaman Industri untuk dijadikan tisu dan kertas. “November ini kami coba memproduksi bertahap, 2017 semoga bisa lancar produksinya,” ungkap Gadang.

    Untuk, program pembangunan PAUD dan beasisiwa perguruan tinggi ini bersumber dari CSR. CSR wajib dikeluarkan oleh perusahaan dan dananya hasil keuntungan operasi. “Namun keuntungan kami mungkin baru bisa kami peroleh 10 tahun ke depan, tapi CSR sudah kami keluarkan karena bentuk kepedulian,” ujar Gadang.

     “Peserta beasiswa akan dididik khusus jurusan industry pulp. Kami harap pesertanya semangat saat belajar. Kami bikin perjanjian kontrak diantaranya harus mencapai IPK tertentu dan wisuda pada saat yang ditetapkan sehingga ada jaminan bisa bekerja di PT OKI Pulp and Paper Mills,” janjinya.

     Pihaknya membangun PAUD serta mobiliernya bertujuan membantu program Pemkab OKI, juga memberikan honor kepada tenaga pendidik di setiap PAUD. “Total 15 unit PAUD akan tuntas dibangun akhir November tahun ini,” ungkap Gadang.

    Sementara itu, 2 dari 10 calon mahasiswa dan mahasiswi yang berhasil lolos dalam tes masuk perguruan tinggi Institute Tecnology Saint Bekasi yakni, Rujiman didampingi Romi Oktariani mengatakan, mereka sangat senang bisa berhasil mendapatkan beasiswa dari Perusahaan PT OKI Pulp and Paper Mills. “Yang jelas bangga, bisa meringankan beban orang tua. Nanti kalau jadi serjana bisa kerja dan bisa membahagikan kedua orang tua,” ucap Romi. (RICO)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com