• Walikota Palembang Sanksi Warga Tak Jaga Kebersihan

    0
    Walikota Palembang Sanksi Warga Tak Jaga Kebersihan

    Walikota Palembang Sanksi Warga Tak Jaga Kebersihan

    Palembang, Jurnalsumatra.com- Walikota Palembang, Harnojoyo berencana memberikan sanksi tegas bagi warga yang tidak menjaga kebersihan sungai. Hal ini dibutuhkan untuk menimbulkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Peraturannya sudah ada, mungkin kita pertegas sanksinya nanti,” kata Harnojoyo kepada wartawan usai mebersihkan anak sungai di Jl Tembok, Lr Asam 9/10 Ulu, Seberang Ulu (SU) 1 Palembang, (17/7).

    Orang nomor 1 di Kota Palembang ini mengaku, masih memikirkan sanksi seprti apa yang akan diberikan, tapi yang jelas harus berupa hukuman yang dapat menggugah kesadaran. Apalagi agama mengajarkan kebersihan merupakan bagain dari Pada iman sehingga harus dijaga. “Kita terus akan lakukan bersih-bersih, serentak di 107 kelurahan di kota Palembang setiap hari mingguKita kembalikan fungsi sungai sebagai saluran air, tempat bermain dan mandi anak-anak saat musim hujan,” tuturnya.

    Sementara itu, dukungan masyarakat kota Palembang terhadap langkah walikota Palembang, Harnojoyo bersih-bersih aliran sungai sebagai upaya mewujudkan Palembang Emas terus mengalir. Setelah organisasi kepemudaan bergabung membantu bersih-bersih, seperti Karang Taruna, KNPI dan lainnya. Kali relawan ‘Ayo Kerja’ kembali mendeklarasikan dukungan mendukung program gotong royong. “Saya apresiasi gerakan ini, sebenarnya mereka adalah pelopor awal gerakan ini. Jadi kalau sekarang ikut bersih-bersih lagi, ya namanya kembali,” ungkap Harno.

    Sementara itu, koordinator gerakan “Ayo Kerja” Sumsel, Hernoe Roesprijadi SIP mengaku kegiatan bersih-bersih ini menjadi program kerja gerakan ‘Ayo Kerja’ dalam rangka menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang sudah mulai luntur. “Tahun ini di momentum 71 tahun Indonesia Merdeka, kita sudah saatnya mewujudkan Kerja Nyata,” paparnya.

    Gerakan ini, Lanjut Hernoe, merupakan gabungan dari berbagai organisasi di Kota Palembang, mulai dari Karang Taruna Palembang, Gerakan Pemuda Ansor Palembang, Majelis Pemuda Islam Indonesia (MPII) Kota Palembang dan berbagai organisasi lainnya yang nantinya tergabung dalam aliansi relawan Palembang Emas. “Selain bersih-bersih menciptakan Palembang Elok, gerakan ini juga konsen dalam mewujudkan Palembang Madani dengan memperbaiki rumah ibadah (Mushalla) baik secara fisik maupun non fisik di kampung-kampung,” tuturnya.

    Dalam kegiatan tersebut, aliran sungai yang tersumbat akibat sampah berhasil bersihkan dan aliran air kembali lancar. Sejumlah sampah yang terkumpul rata-rata limbah rumah tangga tersebut, langsung dibawa menggunakan mobil Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang. (eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com