• Stasiun Kotabaru Masih Sepi Penumpang Arus Balik

    0

         Malang, jurnalsumatra.com – Hingga H+3 Lebaran yang diperkirakan sebagai puncak arus balik, Stasiun Kotabaru Kota Malang, Jawa Timur, masih sepi penumpang untuk arus balik ke berbagai kota tujuan.
    Kepala Stasiun Kotabaru Malang Suprapto, di Malang, Sabtu mengatakan jumlah penumpang yang datang masih belum ada peningkatan signifikan. “Peningkatan jumlah penumpang yang turun di Stasiun Kotabaru hanya sekitar lima persen dari hari-hari biasa,” katanya.
    Data di Stasiun Kotabaru disebutkan bahwa sampai H+3 Lebaran, sebanyak 3.274 penumpang yang berangkat dari Stasiun Kotabaru. Sedangkan yang datang atau turun sebanyak 3.334 penumpang. Penumpang yang datang (turun) tersebut sebagian besar dari Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung.
    Sementara itu, jumlah kumulatif, terhitung mulai H-15 Lebaran hingga hari Sabtu ini (H+3 atau, selama 18 hari), penumpang kereta sebanyak 58.783 dan pada 2015, penumpang KA dari Stasiun Kotabaru sebanyak 58.452. “Kenaikannya tidak signifikan, hanya sebanyak 331 orang saja,” katanya.

         Menyinggung tiket KA dari Stasiun Kotabaru dengan berbagai tujuan, Suprapto mengatakan untuk tujuan Jakarta dan Yogyakarta, sudah ludes sejak beberapa pekan lalu. Untuk Jakarta kosong sampai 20 Juli dan untuk tujuan Yogyakarta habis sampai 17 Juli 2016.
    Berbeda dengan di Stasiun Kotabaru, arus balik di Terminal Arjosari Kota Malang mulai terasa. Data yang dihimpun di petugas terminal, penumpang bus pada H+1 sudah mencapai 25 ribu orang. Jumlah penumpang itu meliputi penumpang Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP).
    Sementara itu, pada H+3 penumpang bus lebih banyak, yakni sekitar 28 ribu orang. “Puncak arus balik memang diperkirakan pada hari ini (Sabtu, 9/7),” kata Staf Pos Pengendalian dan Pemberangatan Bus Terminal Arjosari Kota Malang Subagyo.
    Hanya saja, jumlah penumpang yang datang pada tahun ini menurun dibanding tahun lalu. Pada tahun ini hanya sekitar 20 ribu orang, sedangkan tahun lalu mencapai 30 ribu orang. Dari penumpang AKAP yang paling dominan ialah jurusan Malang-Jakarta, Malang-Jogjakarta, dan Malang-Purwokerto.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com