• Ratusan Peserta Ramaikan Pawai Festival Sriwijaya

    0
    Ratusan Peserta Ramaikan Pawai Festival Sriwijaya

    Ratusan Peserta Ramaikan Pawai Festival Sriwijaya

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com  – Puluhan pasangan muda-mudi tampak tampan dan cantik menggenakan pakaian kebaya dan setalan jas yang rapi bak sepasang pengantin yang ingin melakukan pernikahan. Tidak hanya itu saja para muda-muda ini juga menggunakan pakaian adat masing-masing daerah hal ini dalam rangka memeriahkan Festival Sriwijaya XXV yang berasal dari dari kabupaten/kota di Sumsel.

    Kabupaten OKI yang terkenal dengan khas budaya ini mengangkat budaya “Midang” atau yang dikenal sebagai perkenalan antara gadis dan bujang untuk mencari pasangan hidup.Midang merupakan satu dari rangkaian adat perkawinan Mabang Handak (Burung Putih) yang biasa dilakukan masyarakat di Kabupaten OKI.Pengantin diarak keliling kampung sambil diiringi musik tradisional seperti tanjidor. Tradisi ini konon sudah ada sejak abad ke-17.

    Tak hanya itu, keunikan dari kabupaten lain yakni seperti Kabupaten Banyuasin pun menampilkan sosok burung migran yang selama ini sudah banyak dikenal bahkan oleh dunia sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Banyuasin.

    Kostum burung migran ini pun tampak indah dikenakan salah satu peserta yang diarak keliling dari depan rumah dinas Walikota (Tasik) Palembang menuju pelataran Benteng Kuto Besak (BKB).

    Bahkan sebanyak 25 anak-anak burung migran ini pun mengikuti sang induk dalam pawai budaya tersebut.Selain itu, Pawai dimulai dengan alunan merching band yang diikuti oleh para peserta pawai dari kabupaten/kota yang menunjukkan budaya yang ada.Tepat pukul 14.00 Wib para peserta ini pun nampak antusias mengikuti pawai budaya yang berakhir di pelataran BKB. Yang disaksikan langsung oleh masyarakat di jalan yang dilalui peserat pawai.

    Asisten III bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumsel Akhmad Najib.Najib mengatakan kegiatan ini merupakan acara tahunan yang masuk dalam agenda Kementrian Pariwisata. Sehingga dengan legiatan ini dapat memperkenalkan yang dimiliki masing-masing daerah.

    “Tahun ini memang kita mengambil tema yang lebih fokus ke destinasi wisata air seperti sungai musi yang terkenal di kota Palembang, serta destinasi wisata yang dimiliki masing-masing daerah,”kata Najib.

    Pawai budaya ini pun merupakan salah satu kegiatan yang meramaikan acara Festival Sriwijaya XXV.Dari pawai ini masyarakat bisa melihat budaya yang ada di Provinsi Sumsel.Seperti budaya “Midang” dari kabupaten OKI yang selama ini tak banyak orang mengetahui.” budaya

    “Midang” ini sangatlah menarik karena masih dibudayakan di OKI yang dikenal untuk mencari pasangan.Midang ini artinya midang tradisi untuk mendapatkan jodoh,”ungkap dia.

    Sementara itu, Ketua Koordinator Pawai Budaya,Khairul mengatakan kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Festival Sriwijaya XXV yang diikuti 12 kabupaten/kota yang ada. Dari 17 Kabupaten/kota yang ada hanya 5 daerah yang tidak berkontribusi secara langsung.

    Akan tetapi walaupun tak mengirimkan utusannya namun bentuk partisipasi kabupaten/kota lainnya pun tentu ada.Dalam pawai budaya ini kita lebih menonjolkan budaya yang ada dari setiap kabupaten /kota bukan dari pakai adat.(RN)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com