• Polisi Selidiki Truk Masuk Jurang Di Wonogiri

    0

         Wonogiri, jurnalsumatra.com – Polisi sedang melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan tunggal truk Mitsubishi nomor polisi AD 1619 PG masuk jurung di Dukuh Sugihan, Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kamis (28/7), mengakibatkan tiga korban meninggal, dan puluhan luka-luka.
    “Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi, dan untuk sementara akibat kurang kehati-hatian pengemudi truk yang menyalahi aturan menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang,” kata Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Anggono mewakili Kapolres AKBP Ronald R Rumondor, di Wonogiri, Jumat.
    Menurut Anggona, dari kejadian tersebut menyebabkan tiga korban meninggal dunia yakni Narti (30), Kariyem (56) keduanya warga Dusun Tempel RT 04/06 Desa Pakisbaru Kecematan Nawangan Kabupaten Pacitan, Sukiman (70) warga Dusun Brenggolo RT 05/08 Desa Brenggolo Kecamatan Jatiroto wonogiri.
    Korban akibat kecelakaan tunggal truk masuk jurang tersebut yakni enam orang luka berat, sedangkan puluhan orang lainnya luka ringan dan rawat jalan, semuanya dirawat di Rumah Sakit Amal Sehat Slogohimo Wonogiri.

         Menurut dia, kejadian kecelakaan tunggal tersebut di jalan Desa Brenggolo-Semo, tepatnya Dusun Sugihan Desa Brenggolo Jatiroto Wonogiri, sekitar pukul 14.30 WIB.
    Ia mengatakan dari keterangan saksi kecelakaan berawal truk Mitsubishi nopol AD 1619 PG sepulang mendatangi hajatan berjalan dari arah barat ke timur setelah tiba di tempat kejadian kondisi jalan lurus datar dan sempit.
    Namun, truk yang melintas kondisi jalan labil menyalip kendaraan Suzuki Carry yang berjalan di depannya. Namun, truk berjalan yang terlalu ketepi, dan terperosok ke jurang sedalam 12 meter dan terguling.
    Akibat kejadian tersebut, kata dia, tiga korban meninggal dunia, enam lukan berat, delapan luka ringan, dan 27 lainnya rawat jalan.
    Anggono mengatakan penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang tersebut sudah menyalahi aturan, dan hal jangan menjadi kebiasaan masyarakat karena dapat membahayakan penumpangnya.
    “Kami berharap dengan kejadian ini, masyarakat menjadi sadar bahaya angkutan bak terbuka untuk mengangkut orang. Apalagi Wonogiri juga medan jalan banyak jurang, turunan, tanjakan dan berliku-liku,” katanya.
    Pengemudi truk kurang hati-hati kondisi jalan sempit tetapi nekat menyalip kendaraan di depannya, sehingga ban paling kanan terperosok dan terguling ke jurang.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com