• Penambahan Lampu Jalan Imogiri Terkendala Status Jalan

    0

         Bantul, jurnalsumatra.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terkendala status jalan dalam penambahan lampu penerangan jalan umum di sepanjang Jalan Imogiri Timur maupun Jalan Imogiri Barat.
    “Untuk penambahan lampu PJU (penerangan jalan umum) di Bantul terkadang kita terkendala status jalan, seperti Jalan Imogiri Timur itu kan milik DIY meskipun berada di Bantul,” kata Kasubag Perencanaan Dishub Bantul Agung Kurniawan di Bantul, Jumat.
    Dengan demikian, kata dia, sampai saat ini Jalan Imogiri Barat dan Timur yang merupakan jalur utama menuju wilayah Kota Yogyakarta dan sebaliknya masih terlihat gelap terutama di jalur sisi selatan karena minim penerangan jalan.
    Untuk mengupayakan pemasangan penerangan jalan di jalur tersebut, Dishub Bantul harus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) DIY selaku instansi yang berwenang menangani masalah jalan penghubung antarwilayah itu.

         “Jadi harus ada koordinasi dengan DIY untuk memenuhi sarana jalan milik privinsi itu, karena penerangan jalan masih kurang, padahal merupakan jalan primer. Rencana kita usulkan di 2017,” katanya.
    Ia mengatakan penambahan sarana dan prasarana jalan di Bantul yang terkendala status jalan tidak hanya di Jalan Imogiri Timur dan Barat, melainkan beberapa ruas jalan primer lain yang kewenangannya langsung oleh DIY, sementara kabupaten hanya di bawah koordinasinya.
    “Seperti jalur-jalur alternatif menuju Gunung Kidul itu kan milik DIY, tetapi kalau memang itu mendesak dan ada ‘spot-spot’ jalan yang rawan kecelakaan, bisa kami sikapi dengan penanganan sementara,” katanya.
    Pada Tahun Anggaran 2016, Dishub Bantul telah merealisasikan pemasanga lampu PJU di dua jalur alternatif yang kewenangannya milik kabupaten, yaitu ruas jalur sempalan Pundong ke timur dan simpang Siyangan Pandak ke utara.
    Namun demikian, pemasangan lampu PJU di dua jalur alternatif itu jumlahnya masih terbatas, yaitu 10 titik lampu di sempalan Pundong dan tujuh titik lampu di simpang Siyangan ke utara, sedangkan kebutuhan keseluruhan secara bertahap akan diusulkan pada 2017.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com