• Pemkot Mataram Targetkan Pasang 5.000 PJU

    0

         Mataram, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menargetkan akan memasang 5.000 lampu penerang jalan umum (PJU) untuk mencapai target 15.000 PJU tahun 2017.
    “Pemasangan 5.000 PJU itu merupakan rencana tahun 2017 dan anggarannya akan diusulkan melalui APBD 2017,” kata Kepala Dinas Pertamanan Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Selasa.
    Kemal  mengatakan, jumlah PJU di Kota Mataram sampai saat ini sebanyak 9.000 titik, dan hingga akhir tahun 2016 ditargetkan terpasang menjadi 10.000 titik.
    Dengan demikian, target pemasangan PJU pada tahun 2017 sebanyak 15.000 titik bisa teralisasi jika dalam APBD 2017 usulan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk 5.000 PJU terealisasi.
    “Kebutuhan anggaran PJU sebesar Rp20 miliar itu, dengan asumsi satu titik PJU membutuhkan anggaran sebesar Rp4 juta,” sebutnya.
    Menurutnya, jika melihat jumlah PJU hingga akhir tahun 2016 sebanyak 10 ribu PJU, dapat dikatakan hampir seluruh ruas jalan di kota ini sudah terpasang PJU.

         Akan tetapi, lanjut Kemal, PJU tersebut belum terpasang secara merata sesuai dengan ketentuan terutama jarak satu PJU dengan PJU lainnya.
    “Misalnya PJU jalan lingkungan jaraknya harus 25 meter antar PJU, akan tetapi kita baru bisa memasang dengan jarak 50 meter,” ujar Kemal.
    Di sisi lain, saat ini Dinas Pertamanan juga sedang melakukan pergantian bola lampu PJU konvensional berdaya tinggi dengan bola lampu LED (light emitting diode).
    “Tujuannya untuk melakukan percepatan pemerataan penerangan PJU sekaligus penghematan penggunaan energi listrik dengan jumlah titik PJU yang lebih banyak,” katanya.
    Oleh karena itu, program PJU disebut program dari, oleh dan untuk masyarakat, sebab pajak penerang jalan (PPJ) yang dibayarkan masyarakat per tahun mencapai sekitar Rp34 miliar.
    Sementara, lanjutnya, anggaran untuk membayara PJU mencapai Rp28 miliar, namun melalui program percepatan penggantian PJU konvesional menjadi LED diharapkan pembayaran PJU bisa ditekan hingga mnejadi Rp20 miliar.
    “Sisanya bisa kita manfaatkan untuk membeli lampu LED, percepatan pemasangan PJU dan lainnya sehingga tidak mengganggu pendapatan dari sumber lain,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com