• Pekerja Asal Tiongkok Menjadi Ancaman

    0

    tenaga-kerjaPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Ancaman gelombang Warga negara asing (wna) asal negara Tiongkok masuk ke Palembang menghantui masyarakat, tingginya warga Tiongkok masuk Palembang karena kebutuhan perusahaan tenaga luar dan persaingan dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang berlangsung.

    Kepala Disnaker Pemkot Palembang, M Isnaini Madani mengatakan pihaknya tidak bisa melarang tingginya sumber daya manusia (sdm) asal Tiongkok yang mengadu nasib di Sumsel, hal ini tidak lain karena berlakunya MEA yang telah disepakati oleh negara-negara Asean.

    “Kita tidak bisa melarang banyak pekerja luar masuk sumsel, karena MEA adalah pasar bebas baik itu bisnis maupun pekerja,”kata Isnaini, Rabu (27/7).

    Dilanjutkan mantan kepala Distakotini, yang paling penting dari dinamika yang terjadi bagaimana disikapi dengan positif, banyaknya pekerja yang diterima oleh para perusahaan hanya untuk ransfer ilmu sehingga SDM kita dapat belajar secara langsung kepada para wna.

    “karena sdm kita belum mampu untuk melakukan apa yang diminta oleh perusahan dalam segi pembaguan maka perusahan memanfaatkan sdm dari luar, ini momentum bagi kita untuk belajar, sehingga dapat bersaing dengan sdm dari luar,”ujar dia

    Isnaini mengklaim berdasarkan data yang dimiliki belum ada perusahaan yang berada di Palembang mengunakan pekrja dari tingkok, artinya perusahan yang ada lebih percaya pada sdm dalam negeri. Oleh karena itu sdm dalam negeri jangan takut bersaing dengan WNA.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com