• Luas Tanaman Tembakau Di Temanggung Turun

    0

         Temanggung, jurnalsumatra.com – Luas tanaman tembakau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada masa tanam 2016 mencapai 16.220 hektare atau turun dibanding masa tanam 2015 sekitar 19.000 hektare.
    “Berdasarkan pengamatan di lapangan, penurunan luas lahan tembakau tersebut kebanyakan di lahan sawah,” kata kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Temanggung Untung Prabowo, di Temanggung, Sabtu.
    Ia menuturkan untuk lahan tegalan di lereng Gunung Sumbing, Sindoro dan Gunung Perahu petani tetap menanam temabakau.
    “Tanaman tembakau tersebut tersebar di 16 kecamatan, antara lain Bulu, Parakan, Tlogomulyo, Selopampang, Temanggung, Kedu, Bansari, dan Tretep. Sedangkan kecamatan yang relatif tidak ada tanaman tembakaunya, yakni Pringsurat, Kandangan, Kranggan, dan Gemawang,” katanya.

         Ia mengatakan sesuai permintaan pabrik rokok, petani diimbau menanam varietas kemloko yang merupakan Tembakau khas Temanggung.
    Berkaitan dengan kemarau basah pada tahun ini, dia mengimbau petani dalam menanam tembakau tetap memperhatikan drainase agar tidak terjadi kelembaban yang dapat memicu timbulnya penyakit.
    “Iklim sangat berpengaruh terhadap tanaman tembakau, saat kemarau basah masih terjadi hujan, hal ini jangan sampai mengganggu tanaman tembakau maka harus memperhatikan struktur budidaya,” katanya.
    Ia mengatakan berdasarkan kunjungan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan dan DPRD Kabupaten Temanggung ke beberapa pabrik rokok, PT Gudang Garam tahun ini berencana membeli tembakau Temanggung antara 8.000 hingga 8.500 ton dan PT Djarum akan membeli 4.500 hingga 5.000 ton.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com