• Lahat Masih Banyak Harus Dibenahi

    0
    Lahat Masih Banyak Harus Dibenahi

    Lahat Masih Banyak Harus Dibenahi

    Lahat, jurnalsumatra.com – Banyaknya kondisi fisik kendaraan umum yang tidak memenuhi standar kelayakan, serta trotoat jalan yang tidak dimanfaatkan pada tempatnya menjadi pekerjaan baru Pemkab Lahat untuk meraih piala WTN (Wahana Tata Nugraha) 2016. Bahkan, hasil penilaian tim tahal II kabupaten Lahat harus segera berbenah diri.

    Ketua tim penilai WTN Felix Iryantomo mengungkapkan, dalam pengamatan di lapangan apa adanya, sudah baik akan disampaikan, apabila ada yang kurang pun disampaikan dan menjadi referensi dalam meningkatkan hal dimaksud.

    “Saat ini sudah masuk dalam tahap III yakni, komitmen (political will) dari pemerintah daerah dalam mengembangkan transportasi di Kabupaten Lahat,” terangnya.

    Ia mengatakan, hasil potret di lapangan dimana, sarana angkutan umum dalam trayek masih ditemukan body kendaraan angkutan kota yang keropos dan cat terkelupas, angkuta kota hanya dilengkapi kode trayek, sedangkan masih dalam kondisi bagus.

    “Masih banyak pekerjaan rumah (PR), selain itu, sebagian besar pengemudi angkutan kota tidak mengenakan seragam dan tidak mencantumkan identitas pengemudi,” pesannya.

    Untuk itu, sambung Felix sarana angkutan tidak bermotor masih dalam kondisi baik, akan tetapi, perlu perhatian dan pembinaan, diatur sehingga tidak menganggu lalu lintas jalan umum secara rutin.

    “Ditingkatkan dalam penampilan, termasuk juga angkutan umum tidak resmi (plat hitam) masih dibiarkan belum ada penertiban dan antri di tempat yang sama, ini menjadi PR tidak ringan, bukan hanya malahan teknis tapi sosial, pelaku usaha dapat memenuhi ketentuan peraturan berlaku,” bebernya.

    Ditambahkannya, sedangkan untuk ruas milik Jalan di Kolonel H Barlian dan Prof Dr Emil Salim dalam kondisi baik sekali, tetapi ditemukan PKL disalah satu jalan, sebagian besar berjualan dipermukaan jalan dalam baik dan prima.

    “Ketinggian trotoar agar ditingkatkan, selain itu, ditemukan ketidaksesuaian pemanfaatan fasilitas pejalan kaki dan indikator lainnya,” tutur Felix.

    Wakil Bupati (Wabup) Lahat, Marwan Mansyur SH MM menegaskan, sudah cek lapangan terkait dengan komitmen dalam ikut sarana kelengkapan lalu lintas (lalin) dalam penilaian penghargaan wahana tata nugraha (WTN) tahun 2016.

    “Kabupaten terdepan pada 2018, untuk mewujudkannya sektor lalu lintas (lalin), sarana prasarana yang terus diperbaiki dibantu pemda dan back-up pihak polres dan SKPD terkait,” ujar Marwan. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com