• Kupang Benahi 2.000 Titik Lampu Jalan

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Kupang mulai membenahi 2.000 titik lampu jalan di seluruh wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, agar bisa kembali berfungsi optimal.
    “Secara bertahap pembenahan itu segera dilakukan dalam tahun ini, agar 2.000 titik lampu jalan yang menggunakan tenaga surya itu bisa berfungsi optimal,” kata Wali Kota Kupang Jonas Salean kepada Antara di Kupang, Senin.
    Menurut dia, pembenahan yang dimaksud adalah perbaikan jaringan, penggantian batrei serta bola lampu pijar di setiap titik, karena sudah rusak dan tidak berfungsi dimakan usia. Selain itu, kata dia, Pemerintah Kota Kupang juga akan melakukan penentuan titik baru mata lampu jalan, di lokasi yang belum ada. “Ini agar semua jalan di daerah ini bisa terang di malam hari agar tetap memberi rasa nyaman kepada penduduknya,” katanya.
    Secara teknis, kata dia, pelaksanaan penggantian dan pembenahan lampu jalan itu akan dilakukan dan diatur bagian teknis.
    Mantan Sekretaris Daerah Kota Kupang itu berharap agar pascepembenahan itu, seluruh warga bisa menjaga secara bersama fasilitas milik umum itu, agar tidak dirusak, bahkan dicuri. “Karena ada laporan banyak lampu jalan dan fasilitas pendukungnya dicuri. Ini kan tidak baik merusak fasilitas bersama yang bersumber dari uang kita juga,” katanya.
    Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Kupang, Jhony Bire terpisah mengatakan, Pemerintah Kota Kupang menganggarkan Rp3 miliar perbaikan lampu jalan tenaga surya rusak untuk 600 titik, di tahun 2015 ini.
    “Untuk 2015 ini sudah dianggarkan Rp3 miliar dalam APBD pelaksanaan perbaikan sejumlah kerusakan, termasuk sistem penyimpan arus pada batareinya, untuk 600 titik,” katanya.
    Menurut Jhony, dari aspek usia, ada sejumlah komponen lampu jalan yang terpasang sejak 2009 silam yang harus mendapatkan perbaikan dan penggantian, untuk kembali mengoptimlakan sistem penerangan tersebut. Karena itulah, alokasi anggaran yang disediakan itu, untuk melakukan perbaikan rutin sehingga bisa kembali beroperasi optimal.
    Menurut dia, dari jumlah 600 titik lampu jalan bertenaga surya yang ada dan terpasang di sejumlah titik dan lintasan ruas jalan utama Kota Kupang, ada sedikitnya 100 titik yang mengalami kerusakan dan butuh perbaikan dan penyempurnaan.
    Dari sebanyak 100 titik tersebut, rata-rata mengalami kegagalan sistem penyimpanan arus di batarei akibat melemahnya dapur arus itu. Untuk itulah, batarei sebagai sistem penyimpanan arus tersebut harus segera diganti.
    Ada juga kata dia, perbaikan dan pergantian sistem instalasi dalam, yang sudah termakan usia dan perlu ada perbaikan dan peremajaan. “Jadi ada sejumlah kerusakan yang butuh perbaikan,” katanya.
    Dia mengaku Pemerintah Kota Kupang juga akan melakukan survei penambahan titik mata lampu baru, agar bisa lebih memberikan terang di malam hari, agar kenyamanan dan keamanan pengguna jalan di daerah ini bisa terjamin. “Bukan tidak mungkin akan ada penambahan titik mata lampu yang baru untuk penerangan djalan agar jalan di Kota Kupang sudah bisa lebih terang dan benderang,” kata Jhony.
    Jhony juga berharap seluruh masyarakat untuk memelihara dan menjaga fasilitas lampu jalan itu, agar bisa berfungsi optimal. “Masih ada lampu jalan yang dirusak, karena itu kita harap masyarakat bisa bersama-sama menjaga fasilitas umum itu agar tetap optimal berfungsi,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com