• Kotawaringin Timur Berharap Penambahan Daya Listrik Terlaksana

    0

    Sampit, Kalteng, jurnalsumatra.com- Bupati Kotawaringin Timur, H Supian Hadi berharap, komitmen Perusahaan Listrik Negara (PLN) menambah daya listrik di Kalimantan Tengah, bisa terlaksana sesuai harapan.
    “Kami tentu menyambut baik dan sangat mendukung itu. Selama ini aliran listrik sering mati, masyarakat mengeluh kepada pemerintah daerah padahal kami juga tidak tahu kondisia dan apa masalah yang dihadapi PLN,” kata Supian Hadi di Sampit, Minggu.
    Kekurangan daya listik  menjadi masalah yang terus dikeluhkan masyarakat. Apalagi pemadaman listrik secara bergilir, mengakibatkan aktivitas masyarakat menjadi terganggu.
    Ketersediaan listrik juga sangat berpengaruh terhadap perekonomian. Tidak sedikit calon investor menunda investasi sebab tidak tersedianya pasokan listrik PLN.
    “Kami juga berharap PLN lebih sering berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk sama-sama kita mencari solusi,” kata Supian.
    Harapan tersebut juga disampaikan Supian saat menerima General Manager PT PLN Wilayah Kalimantan Selatan Kalimantan-Tengah,  Purnomo yang datang ke Sampit pada Jumat (29/7).
    Supian menegaskan apa yang disampaikannya merupakan aspirasi masyarakat di daerah itu.
    Purnomo menjanjikan, PLN akan menambah pasokan daya di wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kotawaringin Timur. Pembangunan pembangkit di sejumlah lokasi, di antaranya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 60 megawatt di Kabupaten Pulang Pisau, akan memperkuat pasokan listrik Kalimantan Tengah.
    Daya yang dihasilkan akan dipasok ke sistem kelistrikan Barito yang mencakup wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kemampuan daya di dua provinsi tersebut saat ini sebesar 486 MW dengan beban puncak mencapai 485 MW.
    Jika PLTU Pulang Pisau sudah bisa memasok daya maka kemampuan daya akan meningkat menjadi 546 MW. Kapasitasnya akan terus meningkat seiring selesainya pembangkit-pembangkit lain yang dayanya juga akan dipasok ke sistem kelistrikan Barito.
    Terkait nasib pembangunan PLTU Bagendang Kotawaringin Timur, Purnomo mengakui masih adanya beberapa kendala.
    Kerja sama dengan pemerintah daerah akan ditingkatkan untuk membanti menyelesaikan masalah sepert pembebasan lahan, perizinan tower, termasuk koordinasi dengan perusahaan perkebunan untuk pemasangan tiang-tiang listrik yang melintasi areal perkebunan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com