• Kejaksaan Biak Perketat Pengawasan Penanganan Perkara

    0

        Biak, jurnalsumatra.com – Institusi Kejaksaan sebagai penegak hukum tengah meningkatkan pengawasan internal dalam penanganan setiap perkara yang masuk untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan oleh aparatur Kejaksaan setempat, ujar Kepala Kejaksaan Negeri Biak Made Jaya Ardhana, Sabtu.
    Ia mengingatkan, setiap aparatur jaksa dan pegawai Kejaksaan Negeri Biak harus profesional dan berdisiplin dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum di wilayah hukum kejaksaan meliputi Biak dan Supiori.
    “Saya tidak segan memberikan sanksi tegas kepada pegawai atau oknum jaksa yang terbukti menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi,” tegas Kajari Made Jaya Ardhana di Biak, Sabtu.
    Made mengakui dalam tahun 2015 pihak Kejaksaan Negeri Biak sudah memberikan sanksi pemecatan dua orang pegawai Kejaksaan berinisal M (jaksa) dan MK (pegawai biasa) yang terbukti tidak disiplin atau membolos kerja dalam waktu yang sangat lama.

        Ia menegaskan, pemberian sanksi pemecatan ini sebagai bukti institusi Kejaksaan Agung tetap konsisten menjatuhkan sanksi kepada aparatur Kejaksaan yang terbukti melanggar aturan kepegawaian.
    “Saya harapkan semua pegawai Kejaksaan Negeri Biak taat aturan dan setia melaksanakan tugas penegakan hukum secara profesional,” harap Made.
    Menyinggung penanganan perkara korupsi di Kabupaten Biak Numfor dan Supiori, menurut Made, hingga pertengahan Juli 2016 proses penyelidikan berbagai dugaan tindak pidana korupsi tetap berjalan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki penyidik Kejaksaan.
    “Beberapa dugaan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Kejaksaan Negeri meliputi Biak dan Kabupaten Supiori sedang dalam pengumpulan bahan keterangan. Penyidik Kejaksaan tetap mengutamakan barang bukti dalam meningkatkan status penyidikan pada perkara korupsi,” ujar Kajari tampak merinci perkara korupsi yang dalam penyelidikan.
    Berdasarkan data tahun 2016, Kejaksaan Negeri Biak telah menyelamatkan uang negara dari hasil tindak pidana korupsi sebesar Rp974 juta.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com