• KBRI Kuala Lumpur Tingkatkan Kapasitas Guru Indonesia

    0

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur melakukan Pelatihan Peningkatan kompetensi guru Sekolah Indonesia se-Malaysia guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi profesi tersebut.
    “Acara pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini adalah upaya serius KBRI KL melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan untuk melakukan penyegaran dan peningkatan kapasitas dan kompetensi guru-guru,” demikian keterangan KBRI Kuala Lumpur diterima Antara di Jakarta pada Jumat.
    Pelatihan tersebut dimulai pada Kamis (21/7) di The Straits Hotel, Melaka dan dibuka oleh Dubes RI untuk Malaysia Herman Prayitno.
    Terdapat beberapa sekolah Indonesia di Malaysia antara lain Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), dan Rintisan Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB).
    Sejumlah narasumber yang dihadirkan untuk memberi paparan yaitu Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Prof Ari Purbayanto, Direktur SEAMEO Qitep in Science Bandung Prof Triyanta, Kepala Pusat Kurikulum, Balitbang Kemdikbud Tjipto Sumadi, Direktur Pembinaan PKLK, Dikdamen, Kemdikbud Sri Renani, Direktur SEAMOLEC Jakarta Abi Sujak, dan Kasubbag Amerop BPKLN Setjen Kemdikbud Yaya Sutarya.

        Para pemateri menyampaikan paparan mengenai kebijakan pendidikan di KBRI Kuala Lumpur serta melakukan diskusi mengenai pembelajaran di Sekolah Indonesia Luar Negeri (Malaysia).
    Selain itu forum akan membahas Kurikulum 2013 serta pembelajaran penerapan E-Learning dan pembelajaran melalui pendekatan “scientific”.
    Program tersebut diharapkan dapat memberikan informasi dan teknik pembelajaran terkini bagi para guru sehingga mutu sekolah Indonesia se-Malaysia meningkat.
    Dubes Prayitno juga berharap para pengajar dapat mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh bagi sekolah masing-masing.
    Dia juga mengatakan para guru dapat terus mengembangkan ide kreatif dalam memberikan pembelajaran secara menyenangkan.
    “Duta Besar mengingatkan kembali akan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan agar dapat mewujudkan Sekolah Indonesia se-Malaysia sebagai taman belajar yang menyenangkan,” kata keterangan dari KBRI Kuala Lumpur.
    Pelatihan itu merupakan kegiatan kedua, di mana yang pertama telah dilaksanakan pada 2015.
    Berdasarkan Ujian Kompetensi Guru (UKG) pada 2015, nilai capaian tergolong baik dengan lebih dari 74% guru meraih nilai diatas 55 yang berada diatas nilai minimum yang ditetapkan pemerintah.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com