• Jalan Rusak, Pagaralam-Lahat Macet 20 Km

    0
    jalan lahat pagaralam macet

    Jalan Rusak, Pagaralam-Lahat Macet 20 Km

    PAGARALAM, jurnalsumatra.com  -  Jalan penghubung Pagaralam-Lahat tepatnya di kawasan Endikat Desa Mingkik, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, macet 20 km memasuki H-3 mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1437 H, akibat kerusakan jalan cukup parah setelah terjadi penyempitan dan peningkatan arus kendaraan.

    Penelusuran, kemacetan terjadi akibat kendaraan ingin saling mendahului di tikungan Indikat sementra kondisi jalu hanya bisa dilalui satu kendaraan karena rusak akibat longsor dua bulan lalu.

    Kemacetan ini terjadi dari dua arah kendaraan yang datang dari Kabupaten Lahat dan Kota Pagaralam, terpaksa berbaris memanjang mulai dari Desa Suka Cinta hingga Desa Mingkik sepanjang 20 km, sedangkan dari Lahat mulai dari Desa Tanjung Tebad hingga Desa Tanjung Bae.

    “Kami sudah hampir dua jam macet di daerah indikat ini, kenadaraan mengantri cukup panjang bahkan mencapai 20 km, kondisi ini disebabkan kerusakan jalan negara yang tidak kunjung dilakukan perbaikan jelang mudik Lebaran Indul Fitri 1437 H,l kata Said, Selasa (4/7).

    Ia mengatakan, memang sudah saatnya ada pelebaran jalan dan terutama perbaikan dititik kerusakan di daerah rawan longsor Indikat dan Lematang Indah.

    “Kemacetan ini akibat terjadi kerusakan jalan sepanjang 10 meter akibat longsor, sehingga bahu jalan hanya tersisa sekitar 2,5 meter saja,” kata dia.

    Dia berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan mengingat volome kendaraan yang datang ke Pagaralam kian meningkat.

    Kepala Dinas PU Kota Pagaralam Ir H Hariadi Razak MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Ardiansyah ST  menuturkan, untuk tambal sulam dilakukan pihak terkait dalam hal ini Balai Besar dan Dinas PU Provinsi.

    “Jika jalan ini jalan provinsi maka dilakukan pihak provinsi. Sementara jika jalan negara dilakukan Balai Besar. Untuk jalan dalam kota akan kita lakukan perawatan,” tukasnya.

    Sementara itu Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Priambudi SIK didamping Kasat Lantas AKP Zaldi dan Kapolsek Dempo Selatan AKP Herry W mengatakan, keruskan halan dimualai dari simpang Mana-Dusun Mingkik. Saat ini, lubang menganga sudah tertutup. Namun jalan yang mengalami penurunan tidak diperbaiki sehingga membuat kendaraan bergelombang.

    “Perbaikan hanya dibeberapa titik saja. Dimana, untuk jalan amblas belum diperbaiki padahal sangat membahayakan. Untuk itu, diharapkan perbaikan menyeluruh.

    “Kami sudah kerahkan petugas untuk mengantisipasi disejumlah daerah rawan macet, terutama di  jalan amblas yang belum dilakukan perbaikan,” kata Zaldi. (Van)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com