• Investor Signifikan Hancurkan Subak

    0

    Denpasar,jurnalsumatra.com – Ketua Pusat Penelitian (Puslit) Subak Universitas Udayana, Prof. Dr. Wayan Windia mengatakan, pihak investor memiliki peran yang siginifikan dalam mengancurkan  sawah dan subak di Bali.
    “Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat luas sawah di Pulau Dewata berkurang rata-rata 750 hektare setiap tahunnya dan saya memperkirakan bisa mencapai 1.000 hektare/tahun,” kata Prof Wayan Windia yang juga guru besar Fakultas Pertanian Unud di Denpasar, Sabtu.
    Ia mengatakan, ketika pihak investor mengkonversi sawah, maka mereka  membeton hingga pada saluran irigasi milik subak, sehingga sawah yang berada lebih di  hilir menjadi terganggu irigasinya dan akhirnya rusak.
    Hal itu disebabkan, karena pihak  pekaseh tidak dilibatkan dalam proses jual-beli sawah, seperti halnya pada zaman  sebelumnya. Proses jual beli dan sertifikasi alih fungsi sawah, justru yang dilibatkan  adalah kepala desa, di bawah pengelolaan notaris.
    “Kepala desa nyaris tidak paham tentang  sistem irigasi di persawahan. Justru yang paham adalah pekaseh subak,” ujar Prof Windia.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com