• Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Jalan Parangtritis

    0

         Bantul, jurnalsumatra.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Parangtritis guna memperlancar kendaraan wisatawan menuju maupun ke luar objek wisata pantai tersebut selama libur Lebaran 2016.
    “Kami sudah berlakukan pengaturan manual dengan rekayasa lalu lintas bersama pihak kepolisian di Jalan Parangtritis, ini agar arus kendaraan tetap lancar,” kata Pengendali Posko Induk Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul yang didirikan di Bakulan Bantul, Ujianto, di Bantul, Jumat.
    Dia menjelaskan rekayasa lalu lintas berupa pengaturan arus kendaraan dari utara ke selatan (menuju pantai) maupun sebaliknya (ke luar pantai) yang lurus jalan terus di setiap persimpangan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) itu, sudah mulai diberlakukan sejak Kamis (7/7).
    Rekayasa lalu lintas diterapkan menyusul lonjakan volume kendaraan wisatawan di jalur wisata tersebut. Beberapa persimpangan di Jalan Parangtritis yang diterapkan rekayasa lalu lintas, antara lain simpang empat Bakulan, simpang empat Manding, dan simpang tiga Tembi.

         “Kita atur dengan memasang ‘traffic cone’ di tengah jalan supaya tidak ada kendaraan dari barat dan timur yang belok kanan, kita fokus di simpang Bakulan agar bagaimana bisa mengurai kepadatan kendaraan jangan sampai terjadi kemacetan,” katanya.
    Dengan demikian, kata dia, kendaraan yang muncul dari barat maupun timur tidak dapat langsung belok kanan, melainkan belok kiri terlebih dulu jika memang kendaraan akan ke arah sebaliknya maka harus memutar terlebih dulu di persimpangan jalan dengan arahan petugas.
    “Lampu APILL di setiap persimpangan untuk sementara waktu tidak kita fungsikan, kita melihat kondisi di lapangan, kalau kepadatan arus wisatawan terus terjadi rekayasa lalu lintas terus dilakukan,” kata Ujianto yang juga staf di Dishub Bantul itu.
    Dia menjelaskan Posko Lebaran di Bakulan merupakan Pos Induk Dishub Bantul untuk memantau Jalan Parangtritis, mengingat jalur utama menuju pantai selatan itu akan dipadati kendaraan pribadi dari berbagai daerah saat H+Lebaran atau sesudah hari raya.
    “Kepadatan arus kendaraan baik kedatangan (menuju pantai) maupun kepulangan (ke luar pantai) hampir imbang, kedatangan terjadi sejak pagi sampai siang, sementara sejak pukul 14.00 WIB sampai malam arus ke utara,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com