• Disdikpora Gunung Kidul Larang Sekolah Melakukan Perpeloncoan

    0

         Gunung Kidul, jurnalsumatra.com – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melarang sekolah melakukan perpeloncoan saat Pengenalan Lingkungan Sekolah sesuai surat edaran Permendikbud Nomor 16 Tahun 2016 terkait Larangan Kegiatan Perpeloncoan.
    Sekretaris Disdikpora Kabupaten Gunung Kidul Bahron Rasyid di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dilakukan pada 18-20 Juli, pihaknya meminta kepada sekolah untuk mematuhi surat edaran menteri tersebut.
    “Kami sudah mensosialisasikan surat edaran tersebut ke seluruh sekolah di Gunung Kidul sejak sebelum liburan,” kata Bahron.

         Ia mengatakan dengan adanya surat edaran tersebut diharapkan sekolah tidak lagi melakukan perpeloncoan seperti membawa atribut aneh, topi dari kukusan, dan tali sepatu berbeda-beda. Dalam PLS sebaiknya memperkenalkan lingkungan sekolah, atau sosialisasi terkait bahaya narkoba dan ketertiban lainnya.
    “Ancamannya tidak main-main, jadi sekolah sebaiknya menaati,” katanya.
    Bahron mengatakan untuk senior sekolah tidak lagi dilibatkan secara langsung, namun guru yang memiliki tanggung jawab kegiatan sepenuhnya. Kalau nantinya ada sekolah yang nekad, maka sanksinya akan diberikan mulai dari ringan hingga berat sesuai dengan tingkat kesalahan. “Senior hanya membantu, yang bertanggung jawab guru,” katanya.
    Ketua Komisi D DPRD Gunung Kidul Dody Wijaya mendukung langkah dari pemerintah pusat tersebut. Perpeloncoan tidak ada manfaatnya sama sekali. Bahkan cenderung mempengaruhi sisi psikologis siswa yang bersangkutan.
    “Kalau masih ada yang melakukan sanksinya pencopotan kepala sekolah, ini tidak main-main. Kami berharap dalam pengenalan lingkungan sekolah sebaiknya diisi hal positif,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com