• Dinkes Keluarkan Hasil Tes Kesehatan Jamaah

    0

    Jemaah-Haji-Dehidrasi-681x456PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan dua tahap, calon jemaah haji (CJH) Palembang sudah dapat mengetahui hasil kesehatannya melalui buku kesehatan jemaah haji (BKJH) yang mulai dikeluarkan, para jamaah dapat mengambil BKJH di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang yang dimulais ejak kemarin hingga 5 agustus mendatang.

    Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Palembang, Afrimelda mengatakan, BKJH mesti diambil tanpa diwakilkan oleh orang lain hal ini dapat diketahui apakah CJH sehat atau tidak.

    “Hal tersebut agar CJH mengetahui langsung hasil tes kesehatan dan jika perlunya ada konseling kesehatan, juga jika ternyata CJH terpantau kurang sehat dan diperlukan adanya pemeriksaan ulang/lanjutan,”kata Aprimelda, Rabu (27/7).

    Menurut Aprimelda, pengambilan BKJH ini harus dilakukan setelah selesai pemeriksaan dan dilakukan sesuai jadwal ditentukan. Ini agar ada jeda waktu dari pengambilan buku hingga waktu keberangkatan. Jika ternyata CJH berkategori Beresiko Tinggi (Risti), maka kemudian bisa dilaporkan ke Kemenag untuk diberangkatkan terakhir untuk masa pemeriksaan kesehatan lanjutan.

    Ia mengatakan, pengambilan BKJH dilakukan oleh CJH tersebut dalam kurun waktu dua minggu setelah melakukan pemeriksaan kesehatan kedua dan suntik Vaksin Meningitis. Pasalnya, selama dua minggu itu, pihak Puskesmas tempat dilakukan pemeriksaan, akan mencatat semua catatan kesehatan CJH termasuk obat yang kemungkinan dibutuhkan.

    “Selama 10 hari tim dari puskesmas akan mencatat semua data kesehatan di BKJH, dan kemudian selama empat harinya tim verifikator Dinkes akan melakukan verifikasi atas catatan tersebut kemungkinan jika ada kesalahan dan lainnya,”urainya.

    Ia menambahkan, setelah catatan pemeriksaan diyakini masuk ke data Sistem Informasi Haji Terpadu (Siskohat), setelah dua minggu itu baru bisa diambil CJH. Pengambilan BKJH baru dilakukan RAbu (27/7/2016) dan cukup tertib, belum semua Puskesmas selesai pemeriksaan kedua, tinggal Puskesmas Dempo, itu karena jemaahnya banyak.

    Dikatakannya, berdasarkan dengan daftar kuota jemaah tahun ini yang melakukan pemeriksaan kesehatan ada 2674 jemaah. Diantaranya Puskesmas Merdeka 788 jemaah, Pembina 547 jemaah, Dempo 854 jemaah, Skip 378 jemaah, dan Sematang Borang 107 jemaah.

    Dinkes menganjurkan jemaah selain suntik Vaksin Meningitis, juga memelihara kesehatan sejak saat ini. Seperti berolahraga, istirahat cukup dan mengonsumsi vitamin A dan C dari buah dan sayur. Hal ini juga karena suhu udara di tanah suci dan Indonesia berbeda.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com