• Diduga Merki Bakri Korupsi Biayai Pilkada Banyuasin

    0

    logo banyuasinBANYUASIN, jurnalsumatra.com – Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin yang saat ini menjabat Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Banyuasin Merki Bakri Spd Msi resmi di tahan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrium) Polda Sumsel.

    Penahanan Merki Bakri ini terkait kasua penipuan Rp 2,5 Miliar yang dilaporkan Reza Vahlevi staf di Disdik Banyuasin. Penahanan Merki Bakri ini kini jadi buah bibir di kalangan pegawai di lingkup Pemkab Banyuasin, merekapun bertanya-tanya apakah uang Rp 2,5 Miliar tersebut memang untuk pribadi seorang Merki Bakri atau justru memang benar untuk pembiayan pilkada Banyuasin seperti kabar yang berkembang selama ini. Kita tunggu saja kicauan Merki Bakri.

    Seperti diketahui, Tindak penipuan ini terungkap dari laporan Reza Pahlevi SE dengan nomor laporan LPB/505/VII/2015/SUMSEL tanggal 6 Juli 2015. laporan diduga terkait aliran dana proyek dan utang janji ke pihak ketiga dengan dana sebesar Rp 2,5 Miliar.

    Dari surat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel dengan nomor Surat :Ban/19/VIII/2015/Dit Reskrimum tanggal 11 Agustus 2015

    perihal bantuan untuk penyampaian surat panggilan yang di tujuhkan kepada Bupati Banyuasin dan ditandatangi Kombes Drs Sumarso selaku penyidik menerangkan telah terjadi tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP yang terjadi pada Sabtu 4 April 2015 sekitar pukul 12.00 dirumah Merki Bakri di perumahan Dinas Pemkab Banyuasin. “Kita berharap Merki Bakri jujur terkait aliran dana Rp 2,5 Miliar, kata Deni Arianto sekjen LSM Merah Putih.

    Pihaknyapun terang Deni mendukung penyidik Polda Sumsel untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas. “Kita berharap penyidikan kasus ini tuntas, sehingga terang apakah memang pribadi Merki Bakri atau melihatkan pejabat lainnya,”katanya.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, didampingi Kasubdit I Kamneg AKBP Richadr Pakpahan membenarkan Merki Bakri ditahan.””Betul Merki Bakri sudah kami tahan dalam kasus penipuan uang sebesar Rp2,5 miliar, yang dilaporkan oleh pelapor atas nama Reza Pahlevi,;ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, didampingi Kasubdit I Kamneg AKBP Richadr Pakpahan dihadapan wartawan di ruang kerjanya, Kamis (28/7).

    Daniel Tahi Monang menerangkan, modus yang dilakukan tersangka dalam melakukan aksi penipuannya, yakni dengan cara menjanjikan korban mendapatkan proyek pengadaan buku pelajar SD dan SMP tahu 2014 lalu. Dengan  menyetorkan uang tersebut kepada tersangka.   Penipuan ini terjadi ketika tersangka masih menjabat sebagai kepala dinas pendidikan Kabupaten Banyuasin dan menjabat sebagai asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuasin. “Tersangka juga langsung kita tahan, setelah enam jam menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumsel.

    Setelah itu kita langsung tetapkan sebagai tersangka dan langsung kami amankan,” jelasnya.   Dari pantauan sumselone.com, ketika ditemui saat gelar tersangka yang dilakukan di Mapolda Sumsel, tersangka Merki Bakri tidak mau berkata banyak, saat ditanyai awak media. Bahkan tampak tangan tersangka gemetar, sembari ditutup dengan kain untuk menutupi mukanya. tersangka justru berkilah, dia hanya korban salah paham dan dirinya yang menjadi korban penipuan. “Cuma salah paham pak,” singkat tersangka.   Karena tak mau menjawab sejumlah pertanyaan wartawan. Tersangka langsung di giring kembali ke sel tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka diancaman Pasal 372 dan 374 KUHP tentang tindak penipuan dan penggelapan.(sumber : Detik Sumsel/lubis)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com