• DANPAMPRES Berikan Sanksi Terkait Pengadaan Senjata

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) akan memberikan sanksi kepada anak buahnya terkait dengan pembelian senjata dari Amerika Serikat.
    “Sanksinya administrasi terkait  tindakan pelanggaran disiplin,” kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo usai halal bihalal dengan Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin.
    Ia menyebutkan kasus itu terjadinya pada saat Danpaspampres lama, dan sanksi akan diberikan oleh Danpaspampres baru Brigjen Bambang Suswantono.
    “Yang akan mmberikan sanksi Danpaspampres baru atau ankum(atasan yang berhak menghukum,red) ,” katanya.
    Ia menyebutkan atasan langsung mereka tidak mengetahui pembelian senjata itu.
    “Kalau atasan tahu, saya yang salah,” katanya.
    Karena itu, lanjut dia, dirinya  memerintahkan untuk dilakukan penyidikan dan empat bulan lalu sudah dilakukan penyidikan dan setelah selesai senjata disita.
    Menurut dia, hingga saat ini pelaku masih menjadi anggota Paspampres, tinggal menunggu keputusan dari Danpampres.
    “Mereka ada yang perwira menengah, ada perwira pertama. Nanti saya cek ke Puspom karena yang diperiksa kan banyak, saya tidak bisa sebutkan kasihan kalau tidak benar-benar bersalah,” katanya.
    Ia menyebutkan mereka pesan ke Amerika karena mereka pernah sama-sama latihan tentara di sana.
    Sementara itu Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan menyatakan sedang mengkaji apa yang sebenarnya terjadi.
    Sebelumnya diberitakan Paspampres diduga membeli senjata secara ilegal dari Amerika Serikat (AS), padahal lembaga tersebut tidak memiliki kewenangan untuk melakukan transaksi jual-beli senjata.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com