• BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Kartunya Tidak Dipalsukan

    0

    Batam, jurnalsumatra.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau memastikan tidak ada kartu kepesertaannya yang dipalsukan.
    “Kalau untuk Sumbar Riau, seluruh persoalan tidak ada hubungan dengan kami. Kartu palsu bukan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala Kanwil BPJS Tenagakerja Sumbar Riau Kepri Afdiwar Awar di Batam, Kepri, Rabu.
    Ia memastikan, pemalsuan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak akan terjadi, karena fungsinya dipakai sekali-kali, tidak seperti BPJS Kesehatan yang digunakan setiap ingin berobat.
    Kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hanya dipakai saat hendak mengambil dana Jaminan Hari Tua, untuk berobat kala terjadi kecelakaan kerja, dan meninggal dunia.
    “Di BPJS Ketenagakerjaan tidak akan terjadi, karena kartu berfungsi ketika ambil JHT dan akan kami verifikasi,” kata dia.
    Dia optimistis, tidak akan terjadi penyimpangan dalam pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, apalagi berdasarkan survei, indeks kepuasan pelanggan melebihi 50 persen.
    “Hampir semua peserta kami puas dengan pelayanan kami,” akunya.
    Dalam kesempatan itu, ia meminta masyarakat memahami perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Tidak semua yang terjadi di BPJS Kesehatan akan terjadi di BPJS Ketenagakerjaan.
    “Kami harap jelas pada masyarakat, bahwa dulu namanya Jamsostek, kini BPJS,” jelasnya.
    Ia menyatakan semenjak bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan, citra BUMN itu menurun, karena banyaknya persoalan yang terjadi.
    Meski begitu ia meyakinkan perusahaannya tetap profesional dan mengutamakan pelayanan kepada pesertanya.
    Sebelumnya, dikabaran terjadi sejumlah pemalsuan kartu BPJS Kesehatan di beberapa tempat, di antaranya Cimahi Jawa Barat.
    Kepala Unit Umum dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Cimahi menuturkan, telah menerima laporan lima korban pemalsuan kartu BPJS Kesehatan yang dilakukan oleh pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat “umah Peduli Dhuafa.
    Lima peserta itu, kata dia, mendatangi Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cimahi kemudian mengeluhkan masalah validitas kartu pesertanya yang palsu.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com