• Basarnas Mataram Pantau “Lebaran Topat” Dengan Pesawat

    0

    Mataram, jurnalsumatra.com – Badan Search and Rescue Nasional atau Basarnas Mataram menyiapkan satu unit pesawat untuk memantau perairan pantai di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat yang menjadi pusat keramaian warga merayakan “Lebaran Topat”.
    “Saya akan memantau langsung dari udara dengan menggunakan persawat Trike,” kata Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH, pada acara apel gelar pasukan dan peralatan di Mataram, Selasa.
    Sebanyak tiga pleton personel Basarnas Kantor SAR Mataram ikut dalam apel gelar pasukan dan peralatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit PH.
    Nanang mengatakan, apel ini merupakan langkah awal kesiapsiagaan personel dan peralatan SAR yang akan digunakan untuk pengamanan “Lebaran Topat” (ketupat) yang dilaksanakan pada Rabu (13/7), atau tujuh hari setelah (H+7) Idul Fitri 1437 Hijriah.
    Lebaran Topat adalah sebuah tradisi yang dilaksanakan masyarakat suku Sasak di Lombok, seminggu setelah hari raya Idul Fitri.
    Kegiatan Lebaran Topat pada dasarnya adalah sebuah “lebaran kecil” setelah umat muslim selesai menunaikan puasa sunnah bulan Syawal, yaitu puasa selama enam hari berturut-turut setelah hari raya Idul Fitri.
    “Pada hari tersebut puncak keramaian masyarakat tertuju pada liburan bersama keluarga di pantai,” ujarnya.
    Selain memantau dari udara, kata dia, upaya preventif lain Kantor SAR Mataram adalah menerjunkan sembilan tim darat yang ditempatkan pada masing-masing titik pantai, mulai dari kawasan pantai Cemare, Kabupaten Lombok Barat, pantai Nipah, Lombok Utara, dan pantai Kute, Lombok tengah.
    Sementara untuk tim laut dibagi menjadi enam tim, masing-masing menggunakan Kapal RB 220, Rubber Boat dan Jet Sky.
    “Tim laut itu yang akan melakukan operasional keliling di laut dari titik satu ke titik yang lainnya,” ucap Nanang, didampingi Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor SAR Mataram Putu Cakra Ningrat.
    Nanang meminta kepada seluruh personelnya  memperkuat koordinasi, baik di internal maupun dengan instansi terkait lainnya.
    Ia juga mengimbau masyarakat yang merayakan Lebaran Topat turut serta saling mengontrol satu sama lain pada saat melakukan aktivitas di pantai.
    “Keamanan dan keselamatan merupakan tugas kita bersama, tentu dengan padatnya masyarakat yang mandi di pantai pasti ada saja lepas dari pantauan kami,” ucapnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com