• ‎Pemkab OKI Komitmen Dalam Pengembangan Transportasi

    0
    d8b2f92b-0bd3-470e-916f-7347497898e1KAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel), berkomitmen untuk pengembangan transportasi guna mencapai penghargaan wahana tata nugraha (WTN), baik kategori lalu lintas maupun kategori angkutan.
    “Pemkab OKI siap mendukung kemajuan transportasi dengan memperbaiki dan penambahan sarana dan prasarana perhubungan, baik marka jalan, trotoar, rambu-rambu maupun sebagainya. Pemkab OKI juga siap menambah angkutan umum yang layak bagi masyarakat kota kayuagung berupa penambahan bus angkutan umum,” ungkap Bupati OKI, Iskandar SE, yang diwakili oleh Wakil Bupati (Wabup), M Rifa’i SE, pada acara pemaparan hasil penilaian WTN di ruang rapat Bende Seguguk Pemkab OKI, Rabu (20/7/2016).
    Rifa’i juga menuturkan kepada tim penilai dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Darat, Drs Firdaus Rasyad MM beserta anggota, Herman Armanda SE MT, Andi Putra Jaya SSit MSc, Rizal Faisal SH dan Alfirdais SKom, yang telah hadir dari kemarin (Selasa, 19/7/2016 -red), meminta banyak saran dan masukan agar pelayanan dibidang transportasi di Kabupaten OKI semakin baik.
    “Kedatangan tim penilai WTN di Kabupaten OKI akan kita manfaatkan sebagai guru yang memberikan pembelajaran dan kita juga meminta banyak saran maupun masukan agar pelayanan di bidang ini semakin baik,” ungkapnya.
    Sebelumnya, ketua tim penilai WTN, Drs Firdaus Rasyad MM dalam paparan mengatakan, tahun lalu Kabupaten OKI telah berhasil mendapatkan perhargaan WTN kategori lalu lintas, maka kali ini tim penilai spesial melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas angkutan umum dalam kota, karena sesuai peraturan daerah nomor 22 pasal 183 pemerintah daerah berkewajiban menyediakan angkutan umum bagi penumpang.
    “Untuk itu kami dorong agar Pemkab OKI harus menambah angkutan umum dalam kota, agar masyarakat tidak lagi menggunakan sepeda motor,” jelasnya.
    Lebih lanjut ia mengatakan, kebanyakan kecelakaan lalulintas yang terjadi sering sekali dialami oleh pengendara sepeda motor. “Kami selaku pemerintah pusat mendorong agar pemerintah daerah menambah dan menyediakan angkutan dalam kota guna menekan terjadi kecelakaan lalulintas kendaraan sepeda motor,” bebernya sambil menjelaskan kalau kendaraan angkutan umum dalam kota sudah ada dan banyak, akhirnya sepeda motor tidak lagi digunakan masyarakat.
    Terpisah Kepala Dishubkominfo Kabupaten OKI, Tohir Yanto SSos mengatakan optimis untuk meraih penghargaan WTN penuh, baik dari kategori lalulintas maupun kategori angkutan. Ia juga menambahkan bahwa dalam mengawal tim penilai melakukan pemeriksaan ia banyak mendapatkan masukan dan pembelajaran untuk diterapkan agar pelayanan transportasi di Kabupaten OKI semakin baik kedepan. (RICO)
  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com