• WRI Indonesia Luncurkan Platform Pemantau Data IKLIM

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – World Resources Institute (WRI) Indonesia memantau komitmen pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) per provinsi di Indonesia dengan menggunakan Platform Baru Interaktif untuk Data Iklim (PINDAI).
    “Data yang terbuka, terbaru, dan komprehensif yang tersedia bagi publik adalah prasyarat bagi pengelolaan pembangunan yang partisipatif,” kata Direktur WRI Indonesia Nirarta Samadhi di Jakarta, Selasa.
    Dengan PINDAI, ia mengatakan sangat memungkinkan terlaksananya proses tersebut dengan mendukung transparansi komitmen iklim pemerintah daerah.
    Menurut dia, dengan menyediakan akses terhadap data dan analisis terkait iklim kepada publik, pihaknya dapat bersama-sama mengawasi komitmen penurunan emisi dan meminta pemerintah bertanggung jawab atas aksi iklimnya. dan untuk mengetahuinya hanya dengan membuka tautan http://wri.org/pindai.
    Sementara itu, Deputi Bidang Kajian dan Pengelolaan Program Prioritas Kantor Staf Presiden Yanuar Nugroho mengatakan transparansi  dan akuntabilitas adalah fondasi utama demokrasi modern, dan pembangunan berkelanjutan dibangun di atas prinsip tersebut.
    Menurut dia, tanpa akses terhadap data, publik tidak dapat memantau kemajuan program pemerintah dan dengan demikian, tidak akan ada akuntabilitas akan implementasi program-program tersebut, termasuk dalam kaitannya dengan aksi iklim.
    Kantor Staf Presiden mendukung penuh inisiatif masyarakat sipil untuk meningkatkan kualitas data iklim di Indonesia, seperti platform PINDAI yang sejalan dengan komitmen Inisiatif Satu Data kami, katanya.
    Dalam Kontribusi Nasional yang Diniatkan (INDC), Indonesia berjanji untuk menurunkan emisinya sebesar 29 persen pada 2030 atau 41 persen jika terdapat bantuan internasional.
    Dalam pencapaian target penurunan emisi nasional, 34 provinsi di Indonesia memainkan peran penting. Faktanya, Peraturan  Presiden Nomor 61 tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) memberi mandat kepada setiap provinsi untuk mengajukan dan melaksanakan rencana aksi iklimnya, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK).
    Platform Interaktif untuk Data Iklim memungkinkan pengguna dari institusi pemerintahan, pihak swasta, akademia, media, dan masyarakat sipil untuk memantau emisi di tingkat provinsi di Indonesia dan berperan aktif melawan perubahan iklim.
    Poin utama platform ini adalah sebuah platform data daring yang interaktif, menyediakan akses bebas biaya terhadap data iklim yang komprehensif dan dapat dibandingkan di tingkat provinsi.
    Untuk pertama kalinya, pengguna dapat menelusuri, memantau, dan membandingkan emisi historis dan proyeksi emisi, rencana aksi iklim, serta data dan informasi iklim lainnya di 34 provinsi di Indonesia.
    Selain itu, platform ini juga bertujuan mendukung transparansi dan pengelolaan pembangunan yang partisipatif dengan menyediakan akses terhadap data iklim bagi publik.
    Dengan platform tersebut, masyarakat sipil dapat memantau komitmen penurunan emisi pemerintah dan meminta pertanggungjawaban pemerintah atas aksi iklimnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com