• Warga Sungai Pua Agam Harapkan Perbaikan Jalan

    0

    Lubuk Basung, Sumbar, jurnalsumatra.com – Warga Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengharapkan perbaikan jalan penghubung antara Koto Baru menuju Koto Alam yang sudah rusak parah karena sudah lama tidak pernah diperbaiki.
    “Jalan ini mengalami rusak berat di sejumlah titik sehingga rawan kecelakaan,” kata tokoh masyarakat Sungai Pua, Aderia di hadapan Tim Safari Ramadhan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Agam di Masjid Syuhada Sariak, Nagari Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kamis malam.
    Jalan ini merupakan penghubung antara Nagari Sariak ke nagari lain. Dengan kondisi ini, kendaraan sangat kesulitan untuk melewati daerah itu.
    Selain memperbaiki jalan penghubung, petani juga membutuhkan jalan usaha tani dan perbaikan irigasi untuk mengairi sawah mereka, karena saat ini air melimpah ke daerah lain dan tidak sampai ke sawah mereka.
    Akibatnya, petani kesulitan untuk mendapatkan air dalam mengolah lahannya.
    Jaringan irigasi tersebut merupakan alat yang vital bagi petani untuk mengairi lahan sawahnya karena tanpa irigasi petani tidak akan mampu untuk mengolah lahan secara maksimal, maka akan berdampak besar terhadap pengurangan hasil pertanian khususnya padi di daerah itu ke depannya.
    “Kami sangat berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan penghubung, jalan usaha tani dan jaringan irigasi yang terletak di Nagari Sariak,” ujarnya.
    Wali Nagari Sariak, Tedi Saviadi menambahkan, pembangunan infrastruktur sangat kurang di Nagari Sariak, sementara nagari ini merupakan pusat pemerintahan Kecamatan Sungai Pua.
    “Kami siap menampung dan pendukung pembangunan yang akan dilakukan demi kemajuan nagari,” lanjutnya.
    Sementara itu, Ketua Tim Safari Ramadhan Pemkab Agam, Azwirman menerangkan, kedatangan tim ini untuk menampung aspirasi dari masyarakat dan akan disampaikan kepada pimpinan.
    Ia juga berharap wali nagari untuk mengajukan usulan ini ke Pemkab Agam, karena Pemkab Agam sedang membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
    “RPJMD ini merupakan pedoman untuk pembangunan yang sesuai dengan visi bupati dan wakil bupati yakni, Berkeadilan, Inovatif, Sejahtera dan Agamais (BISA),” ujarnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com