• Warga Bengkalis Mulai Persiapan Tradisi Lampu Colok

    0

         Bengkalis, jurnalsumatra.com – Para pemuda di setiap desa di Kebupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mulai sibuk bergotong royong melakukan persiapan dalam rangka memeriahkan tradisi lampu colok yang rutin digelar pada malam bulan Ramadan.
    “Kita memang telah melakukan persiapan untuk pembuatan lampu colok ini, mulai dari pengumpulan kaleng untuk dibuat pelita colok, hingga persediaan kayu untuk pembuatan menara gambar colok,” kata M Nur yang merupakan Ketua Dusun Satu Simpang Tiga Desa Ketam Putih, Senin.
    Ia mengatakan, untuk pembuatan colok tersebut ia bersama para pemuda lainnya masih merencanakan gambar apa yang akan digambar guna menyemarakkan lampu colok di desanya.
    “Tahun lalu ada sekita tiga menara colok di simpang tiga ini, namun kami tidak mengikuti pertandingan keindahan lampu colok yang diadakan oleh Dinas Pariwisata, keberadaan lampu colok yang kita buat hanya guna memeriahkan malam tujuh likur (malam ke-27 Ramadan) saja,” katanya.

         Berbeda dengan pemuda di Desa Ketam Putih, para pemuda di Desa Simpang Ayam yang selalu meraih juara satu dalam perlombaan lampu colok di Bengkalis tersebut juga sedang sibuk dengan pesiapan lampu colok.
    Ketua panitia colok di Dusun Tiga Desa Simpang Ayam Kecamatan Bengkalis, Azriel menyebutkan, ia bersama sembilan orang anggotanya dalam mempersiapkan lampu colok, ia bersama pemuda di daerah itu mulai bekerja pukul 21.00-02.00 WIB.
    “Pengerjaan lampu colok dilakukan pada malam hari karena tidak ingin merusak ibadah puasa pada siang harinya, makanya dilakukan pada malam hari, kecuali anak sekolah yang hanya sampai pukul 23.00 WIB, dan persiapan lampu colok kita telah lebih 20% dan masih membuat rangka colok dengan tinggi 17 meter dan lebar 22 meter,” katanya.
    Ia mengatakan, colok yang dibuat tersebut bergambar masjid yang akan menggunakan sekitar 5.000 kaleng dan gambar masjid tersebut dirancang oleh M. Faisal alumni Poltek Bengkalis jurusan sipil.
    Dari pantauan, hampir seluruh desa di daerah itu sedang sibuk membuat persiapan perayaan lampu colok yang merupakan tradisi sebelum lebaran tersebut, mulai dari membersihkan lapak menara, hingga membuat pelita lampu colok.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com