• Surat Keputusan Pemberhentian Dua Bupati Belum Keluar

    0

    cahyo-kumolo-pdiPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pemprov Sumsel masih menunggu SK Mendagri surat pemberhentian tetap dua bupati yang terhukum. Bupati Empatlawang HBA (H Budi Antoni Aldjufri) dan Bupati Muba H Pahri Azhari.

    “Sehubungan dengan proses hukumnya sudah incrach, Gubernur sudah mengajukan surat pemberhentian tetap Bupati Empatlawang HBA (H Budi Antoni Aldjufri) dan Bupati Muba H Pahri Azhari ke Kemendagri. Diberhentikan dulu baru diusulkan untuk pengangkatan. Sudah dua minggu yang lewat. Sedang diproses di Kemendagri,” ungkap Karo Otonomi dan Kerjasama Setda Pemprov Sumsel, Drs Amsin, Kamis (16/6/2016).

    Dijelaskannya untuk proses selanjutnya begitu surat itu turun, akan disampaikan ke DPRD Empatlawang. Kemudian mengadakan sidang Paripurna mengumumkan HBA dan mengusulkan Syahril Hanafiah yang saat ini masih Plt menjadi Bupati Definitif. Sekaligus diusulkan pemberhentiannya sebagai Wabup.

    Hasil itu disampaikan kembali ke Gubernur dan Mendagri untuk di-SK kan. Setelah ada SK maka akan dijadwalkan pelantikan Bupati definitif di Ibukota Provinsi.

    “Sama halnya dengan Muba. Hanya saja Muba tidak perlu wakil bupati lagi. Karena tidak sampai 18 bulan lagi masa jabatan kepala daerah di Muba. Sementara mekanisme pengusulan Wabup Empatlawang sama halnya dengan proses pengusulan dan pemilihan Wawako Palembang. Parpol pengusung dan pendukung mengajukan nama calon kepada Bupati Empatlawang definitif,” kata Amsin.

    Ketika disinggung soal mandegnya proses pengangkatan Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam SH SE MM, Amsin masih enggan berkomentar panjang.

    “Untuk masalah OI, kita serahkan prosesnya di DPRD OI,” ujar mantan Kabag Pemerintahan Pemkab Muba”jelasnya”(RN)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com