• Sofie Arista Merasa Belum Siap Mengenakan Hijab Permanen

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Walaupun keseharian ditempat kerjanya selalu mengenakan hijab, namun dara kelahiran Palembang 29 Januari 1994 ini, belum merasa siap untuk mengenakan hijab secara permanen karena seusai kerja dirinya pun masih melepas hijabnya.

    Saat di bincangi jurnalsumatra.com Sofie panggilan akrab dirinya, anak ke 4 dari 4 saudara dari orang tua asal Ibu Bengkulu dan Ayah yang berasal dari OKI (Sumatera Selatan) yang disekolahnya aktip sebagai bendahara OSIS juga aktip sebagai pemain Bola Volly yang pernah ikut Dispemda sama Pusri dan juga pernah ikut karate sampai ban coklat kiyu 3 mengatakan “Setelah tamat pada tahun 2014 dan melanjutkan kuliah di UKB Jurusan Atro, aku sambil bekerja menjadi SPG sampai sekarang dan berkerja di Rumah Sakit Mahyu Zahra Indralaya.

    Dikatakannya, dari mulai SD dirinya senang dengan permainan Bola Volly, sampai-sampai pernah ikutan sekolah atlit, tapi berhubung tinggi badan kurang 2 CM, jadilah dirinya masuk Club di Dispenda setelah tidak lama berhenti, dan mengikuti club Pusri saat masih sekolah.

    “Aku awalnya kemaren tidak pinggin kuliah, tapi orang tua yang nyuruh. Karena aku sebenarnya pengen banget menjadi Polwan, tapi karena biaya yang tidak mencukupi, jadilah Sofie kuliah mengikuti saran dan kehendak dari Ibu, namun setelah di jalani Sofie merasa senang dengan pelajarannya, akhirnya lanjut sampai selesai dan tamat mengikuti perkuliahan” ungkapnya yang masuk pada tahun 2011 dan tamat pada tahun 2014.

    Tidak ada kegiatan yang berarti yang diikutinya, karena dalam kuliah dirinya mulai sibuk dengan dinas di rumah sakit, dan paling ngejob menjadi SPG, sedangkan kalau tidak ngejob ikut di sanggar sebagai pagar ayu sama menjadi usher.

    “Aku mengenakan hijab ini, pada saat bekerja dirumah sakit saja, sehabis itu hijabnya kembali dilepas, seperti teman-teman yang lainnya begitu juga” ujarnya sambil melepas tawanya.

    Diakuinya, kalau secara jujur aku katakan, kalau mengenakan hijab aku merasa nyaman bila bekerja mengenakan hijab karena lebih rapih dan lebih elegan serta lebih enak di pandang, tapi intinya aku belum siap secara moril, mungkin nanti sesegeranyalah.

    “Kalau dari Ibuku sendiri tidak ada melarang ataupun menyuruhku untuk mengenakan hijab, itu kembali dari diriku sendiri, beda dengan tanteku malah nyuruh banget” tambahnya dengan melepas tawa kecilnya.

    Sebagai seorang wanita muslim, kapan sekiranya Sofie berkeingian untuk mengenakan hijab pancing jurnalsumatra.com, sambil tersipu malu, ia pun menjawab “Belum tau sich…., tapi keinginan itu tetap ada dan itu pasti. Sofie sich…, maunya mengenakan busana yang simple-simple sajalah, biar kelihatan sopan dan rapih yang elegan” pungkasnya. (edchan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com