• SMAN 9 Bandarlampung Terima Siswa Keluarga Miskin

    0

    Bandarlampung, jurnalsumatra.com – Sekolah Menengah Atas Negeri 9 Bandarlampung pada tahun ajaran 2016/2017 menerima sedikitnya 306 siswa baru, dan sebanyak 121 orang di antaranya berasal dari keluarga miskin di sekitar sekolah.
    Penerimaan siswa Program Bina Lingkungan (Biling) itu sesuai dengan arahan Wali Kota Bandarlampung, kata Kepala SMAN 9 Bandarlampung Drs. Hendro Suyono didampingi Wakil Kepsek Bidang Humas Drs. Bambang Suprapto dan Ketua Komite Dr. Ayi Ahadiat di Bandarlampung, Selasa.
    Para siswa Program Biling itu, kata dia, sama sekali tidak dipungut biaya lagi oleh pihak sekolah alias gratis). Mereka mendapatkan subsidi pembiayaan dari Pemerintah Kota Bandarlampung melalui APBD secara periodik.
    “Mudah-mudahan seluruh siswa baru, termasuk siswa Program Biling, dapat segera beradaptasi dan menjalani proses belajar mengajar dengan baik setelah masuk ke sekolah ini sehingga dapat meraih prestasi selama belajar di sini,” kata Hendro pula.
    Menurut dia, pihak sekolah tidak membeda-bedakan siswa Program Biling dengan siswa reguler umumnya sehingga semuanya dapat membaur di kelas masing-masing maupun lingkungan sekolah ini.
    “Bahkan, lulusan tahun ini sudah ada siswa Program Biling yang berhasil diterima sebagai mahasiswa baru undangan khusus ke perguruan tinggi negeri terkemuka,” ujar Hendro lagi.
    Namun, dia tak memungkiri bahwa pihak sekolah melalui para guru masing-masing perlu lebih berdisiplin dan instensif membina para siswa baru itu, khususnya siswa dari Program Biling, agar tidak sampai tertinggal mengikuti proses belajar mengajar dan dapat menyeimbangkan prestasi akademiknya dengan siswa umumnya di sekolah tersebut.
    “Semua itu menjadi tantangan bagi kami, dan tetap mengharapkan dukungan para orang tua maupun masyarakat agar anak-anak yang belajar di sekolah ini benar-benar dapat belajar secara efektif serta berhasil meraih prestasi gemilang,” katanya lagi.
    Menurut Hendro, pada tahun ajaran 2015/2016, siswa Kelas III (Kelas XII) SMAN 9 Bandarlampung yang mengikuti Ujian Nasional (UN) 2016 sebanyak 299 siswa yang 100 persen dapat lulus dengan baik.
    Ia mengatakan bahwa sebanyak 224 di antara siswa itu mengikuti seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNMPTN) atau jalur undangan masuk ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Indonesia, dan sebanyak 121 siswa diterima ke sejumlah PTN di Tanah Air.
    Lulusan SMAN 9 Bandarlampung yang diterima masuk ke PTN melalui jalur undangan khusus (SNMPTN) itu, antara lain diterima di IPB Bogor, ITB dan Unpad Bandung, UGM Yogyakarta, UI Jakarta, Unbraw Malang, Universitas Tarumanegara, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Islam Negeri Jakarta, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas Lampung (Unila) di Lampung.
    “Paling banyak, 93 lulusan, itu diterima sebagai mahasiswa baru di Unila pada berbagai fakultas,” ujar Hendro pula.
    Ketua Komite SMAN 9 Bandarlampung Dr. Ayi Ahadiat berharap prestasi akademik maupun nonakademik siswa maupun lulusan sekolah ini terus meningkat dan membanggakan orang tua maupun sekolah, termasuk lulusannya yang dapat melanjutkan kuliah di PTN maupun PTS terbaik di dalam maupun luar negeri.
    “Kami mendorong sekolah untuk terus memacu diri, meningkatkan kualitas pembelajaran, memacu profesionalisme guru, melengkapi fasilitas belajar mengajar, dan memotivasi siswa meraih prestasi akademik maupun nonakademik pada berbagai bidang agar dapat mengharumkan nama sekolah dan daerah ini,” ujar Ayi yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung.
    Untuk mencapai semua itu, menurut dia, perlu dukungan pemerintah dan masyarakat maupun para lulusan (alumni) serta pihak lain, termasuk kalangan dunia usaha.
    Dukungan itu, kata Ayi lagi, sangat diperlukan agar makin memajukan SMAN 9 Bandarlampung dapat meraih prestasi terbaik dan makin maju ke depan mewujudkan visi dan misinya.
    “Apalagi, untuk pembiayaan proses belajar mengajar yang makin berkualitas, tidak mungkin hanya mengandalkan dari pemerintah maupun orang tua siswa semata, perlu keterlibatan para alumni, kalangan swasta, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya agar dapat terpenuhi semua kebutuhan sekolah dengan baik,” kata Ayi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com