• Sijago Merah Beraksi di Bulan Ramadhan

    0
    Sijago Merah Beraksi di Bulan Ramadhan

    Sijago Merah Beraksi di Bulan Ramadhan

    Palembang, jurnalsumatra.com – Aksi sijago merah yang sudah melahap sebanyak 12 rumah di Jalan Sido Ing Kenayan, Lorong Muda Sepakat, Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus, Palembang berhasil ditaklukan 6 unit mobil pemadam kebakaran Palembang yang cepat datang ke lokasi untuk meredakan amukan si jago merah.

    Aksi si jago merah yang terjadi sekitar pukul 6.55 wib, terjadi berawal dari salah seorang warga yang membakar sampah lalu lupa mematikan apinya.

    Hal ini disampaikan Edison Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PBK) kota Palembang melalui Fahmy Kasi Ops Gawat Darurat PBK kepada jurnalsumatra.com yang mengatakan “Ada sebanyak 12 rumah yang hangus, 7 diantaranya rusak total sedangkan 5 rumah hanya rusak ringan. Kerugian yang diderita hingga saat ini masih belum diketahui” ungkapnya.

    Lebih lanjut dikatakannya, kronologis kebakaran tersebut terjadi berawal dari salah seorang warga yang membakar sampah lalu lupa mematikan apinya, dan saat ini pelaku yang masih dirahasiakan namanya tersebut sudah diamankan di kantor Polsek Gandus.

    “Dari penyelidik sementara kebakaran diduga berawal dari aksi seorang warga yang sedang membakar sampah dan lupa mematikan apinya. Bunga api dari hasil pembakaran tersebut tertiup angin lalu membakar pemukimam warga yang 90% bangunannya, karena hampir semua berbahan baku yang mudah terbakar api seperti kayu” jelasnya.

    Keterangan yang senada diungkapkan, Ahmad Widiyan Lurah 36 Ilir awal mula kebakaran ini belum jelas apakah dari arus pendek atau dari kelalaian warga yang lupa mematikan api saat membakar sampah didekat pemukiman yang mudah terbakar api semua belum jelas penyebab yang sebenarnya.

    Tapi kuat dugaan jika ini akibat kelalaian warga yang lupa mematikan api saat membakar sampah. Jadi saat ini warga tersebut sudah diamankan guna menghindari tindakan main hakim sendiri dari korban kebakaran,” jelas dia saat ditemui di posko penampungan sementara korban kebakaran.

    Dikatakannya, terdapat 69 jiwa dari 22 kepala keluarga yang menjadi korban keganasan si jago merah, termasuk anak-anak dan balita. Tetapi semuanya tidak ada korban jiwa hanya lecet-lecet karena terkena beling saja.

    Akibat kejadian ini kelurahan 36 Ilir telah melakukan tidak dengan untuk mendirikan posko dan mengkoordinir para donator dari semua kalangan baik swasta maupun dari pemerintah untuk mengulurkan bantuan kepada korban kebakaran, sementara dari RT setempat juga sudah memberikan data-data korban kebakaran, namun untuk kerugiannya belum bisa dihitung karena pihak korban masih syok akibat peristiwa ini.

    Bantuan yang sudah terkumpul pada saat ini dari BPB PK kota Palembang berupa mie instan, lauk pauk dan makanan siap saji.

    “Saya mewakili pihak korban mengharapkan bantuan kepada para dinas terkait dan para dermawan untuk mendonasikan atau menyumbangkan sebagian harta mereka untuk membantu korban kebakaran ini.” tegas Ahmad. (edchan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com