• Semua Elemen Bergandengan Tangan Atasi Pangan

    0

    Denpasar, jurnalsumatra.com -  Pengamat masalah pertanian Dr Gede Sedana menilai, pemerintah, legislatif dan semua elemen masyarakat dapat saling bergandengan tangan dalam mengatasi keterbatasan pangan.
    “Upaya tersebut untuk mengantisipasi tambahan jumlah penduduk bangsa Indonesia, termasuk permintaan pangan yang semakin meningkat,” kata Dr Gede Sedana yang juga Dekan Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra Denpasar, Kamis.
    Ia mengingatkan,  petani sebagai pelaku utama dalam proses produksi pangan harus menjadi  basis pembangunan sektor pertanian.  Mereka perlu diberdayakan melalui dukungan pembiayaan dan penggunaan teknologi.
    Kondisi itu sangat penting dilakukan karena para petani di Indonesia sebagian besar masih memiliki masalah yang berkaitan dengan keterbatasan dalam penguasaan modal usahatani untuk mengelola usahanya.
    Peningkatan kapasitas petani yang disertai dengan kemampuan mengelola dan mengaplikasi teknologi budidaya melalui penyediaan modal usaha akan menjadi sinergi yang kuat untuk  mewujudkan tujuan pembangunan pertanian.
    Gede Sedana menambahkan, penyediaan modal usahatani dapat  bersumber dari  berbagai lembaga keuangan yakni Kementerian Pertanian, lembaga keuangan lainnyaatau dari sektor swasta.
    Berkaitan dengan aspek permodalan,  kapasitas petani  melalui organisasi wajib ditingkatkan dalam aspek administrasi,  manajemen dan finansial untuk menjamin terkelolanya keuangan secara baik dan benar di  tingkat organisasi petani.
    Dengan demikian  ke depannya, organisasi petani dapat menjadi lembaga yang kuat dan mandiri setelah memproleh manfaat atau insentif ekonomis dari pengelolaan keuangan di organisasinya.
    Gede Sedana menjelaskan, kapasitas petani dari aspek teknologi budidaya, administrasi, manajemen, organisasi dan  finansial belum cukup untuk menuju kebangkitan pertanian.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com