• Seluma Usulkan Pembangunan Tanggul Penahan Banjir

    0

         Bengkulu, jurnalsumatra.com – Pemerintah Desa Lawang Agung, Kabupaten Seluma, Bengkulu, mengusulkan pembangunan 400 meter tanggul penahan banjir untuk mengantisipasi luapan air Sungai Sindur.
    Kepala Desa Lawang Agung, Kirman Efendi, di Seluma, Senin, mengatakan luapan air Sungai Sindur membuat lebih 40 rumah warganya di RT VII terendam banjir setiap hujan deras.
    “Ada satu rukun tetangga yang menjadi langganan banjir kalau hujan deras jadi kami usulkan pembangunan tanggul penahan banjir,” kata Kirman.
    Ia mengatakan pembangunan tanggul tersebut membutuhkan anggaran yang besar namun menjadi salah satu solusi untuk mengatasi banjir yang berulang di wilayah itu.
    Hujan lebat yang terjadi sepekan sebelumnya juga mengakibatkan sungai tersebut meluap dan merendam 34 rumah di desa tersebut.
    “Kalau tidak ada penanggulangan maka banjir terus melanda wilayah itu, sehingga kami harapkan pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk membangun tanggul,” katanya.

         Sebelumnya Kepala Bidang Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma, Mulyadi, mengatakan banjir di wilayah itu juga diperparah dengan kenaikan permukaan air laut di muara sungai.
    “Air tidak mengalir ke muara dengan normal karena terdapat gundukan pasir yang tinggi menutupi pintu muara sungai akibat naiknya permukaan air laut,” katanya.
    Sementara Koordinator Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bengkulu, Ali Akbar, mengatakan salah satu solusi mengatasi banjir di wilayah itu adalah memperbanyak kanal sehingga luapan sungai tidak merendam permukiman warga.
    “Memang kuncinya adalah kelestarian kawasan hulu sungai, tapi kondisi saat ini hilir juga turut memperparah banjir di wilayah itu karena permukaan air laut semakin tinggi,” katanya.
    Ali mengatakan upaya pemerintah untuk membangun tangggul di pinggir sungai seharusnya diubah dengan memperbanyak kanal.
    Dalam jangka panjang, kata dia, perbaikan wilayah hulu mendesak dilakukan dengan cara menata ulang kawasan penyangga hutan sebagai daerah tangkapan air.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com