• Polres OKI Amankan Ribuan Petasan Milik Pedagang

    0
    Terlihat ribuan petasan yang diamankan oleh anggota Polres OKIKAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra,com – Jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel), mengamankan ribuan petasan berdaya ledang tinggi milik pedagang. Petasan tersebut diamanakan dari hasil penyisiran petugas dari para pedagang petasan yang berjualan di pinggir jalan protokol kota kayuagung, termasuk di Pasar.
    Sebagian pedagang yang melihat kedatangan polisi ada yang sempat  kabur meninggalkan barang daganganya,  banyak juga padagang yang Pasrah barang daganganya disita Polisi.” Sebelumnya kita sudah memberikan himbauan kepada masyarkat agar tidak menjual petasan, karena akan mengganggu ke khuisusk’an umat muslim dalam menjalan Ibadah puasa, tetapi mereka tidak mengindahkanya bahkan tambah marak, terpaksa kita ambil tindakan,” kata Kapolres OKI AKBP Amazona Pelamonia melalui kabag Ops Kompol Got Parlas Sinaga, Selasa (7/6/2016).
    Polisi mengamankan Ratusan batang petasan yang memiliki daya ledak keras dari Toko Setia maju (STMJ) di Pasar Kayuagung, toko tersebut adalah salah satu agen petasan,” Dengan ditertibkanya para pedagang petasan ini, mudah-mudahan masyarakat bisa melaksanakan ibadah puasa dengan  rasa khusyuk.  Razia ini akan dilakukan secara intensif dan akan terus kita lakukan untuk menjaga lingkungan tetap kondusif, selama bulan ramadan,” katanya.
    Dikatakan Kabag Ops, hasil dari razia, petugas tidak menemukan petasan atau kembang api yang mengandung bahan peledak lebih dari 20 miligram, meskipun demikian banyak juga petasan yang menimbulkan ledakan tinggi yang dijual oleh para pedagang yang terpaksa disita.
    “Kalau berdaya ledak sangat tinggi tidak ada, tetapi ada juga petasan yang terpaksa kita sita karena memang mengeluarkan suara ledakan cukup keras, pemiliknya juga sudah kita suruh menandatang surat pernyataan untuk tidak kembali menjual petasan” kata dia.
    Menurutnya, Petasan yang diamankan langsung dibawa ke Mapolres  OKI , sementara pedagang yang kedapatan menjual petasan diberi peringatan dan teguran untuk tidak menjual lagi petasan.
    Pihaknya juga menjelaskan, berkoordinasi dengan Sat Pol PP  untuk penindakan atas pelanggaran yang terjadi dalam kasus ini jika kembali melanggar, apalagi sebelumnya sudah diingatkan petugas untuk tidak mengulanginya.
    “Pedagang petasan ini juga melanggar dapat kita jerat dengan Undang-undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 Tentang Bahan Peledak.” Tandasnya.
    Disamping itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat kabupaten OKI dan sekitarnya agar tidak bermain atau berjualan petasan. Sebab, selain dapat mengganggu ketertiban umum, penggunaan petasan juga dapat berakibat hal negatif dan berbahaya.
    Salah satu pegawai Toko Setia Maju yang merupakan agen petasan, Venesia, mengaku kalau toko tempatnya bekerja mengantongi izin dari Polda untuk menjual petasan.”Kita ada izinnya pak, kami ini cuma pegawai saja ditoko, tapi kami tetap mempersilahkan Polisi untuk menyita petasan yang dianggap memiliki daya ledak keras,” akunya. (RICO)
  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com