• Polres Muaraenim Gelar Rakor Penanggulangan Karhutla

    0

    polres muaraenimMUARAENIM, Kapolres Muaraenim, AKBP Hendra Gunawan SIK MSi memimpin rapat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), bertempat di ruang Aula Mapolres Muaraenim, Senin (20/6/2016). Turut hadir Waka Polres Kompol Ari Mujiono, Kabag Ops Kompol Zulkarnain dan para Kasat Fungsi Polres Muaraenim.

    Acara ini diikuti oleh beberapa perusahaan perkebunan yang ada di Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten PALI seperti PT. Cipta Future (CIFU), PT.PN VII SULI, PT. Musi Hutan Persada (MHP), PT. Global Blosum Sumatera (GBS) PALI, PT. Roempun Enam Bersaudara (R6B) dan PT Laras Karya Kahuripan (LKK), serta BPBD Kab. PALI dan BPBD Kab. Muaraenim.

    Adapun arahan yang disampaikan Kapolres dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla, yakni PT. MHP akan dijadikan sebagai tolak ukur standarisasi perusahaan dalam penanganan Karhutla.

    “‪Personel yang terlibat dalam pemadaman api di perusahaan-perusahaan harus dibina baik yang periodik, temporary maupun insidentil. Dilatih secara teori dan praktek agar mengetahui tugas dan perannya di regu atau team di perusahaan tersebut,” pinta Kapolres.

    ‪Kapolres menjelaskan, perlunya optimalisasi sarana pendukung seperti membuat parit, tower pemantau, tempat penampungan air. Dan jika ada loncatan api yang berada di tengah-tengah lahan perkebunan, maka harus ada akses jalan untuk menuju ke lokasi loncatan api tersebut.

    ‪Kapolres yang baru menjabat seminggu ini juga meminta untuk perusahaan-perusahaan yang ada agar memberdayakan masyarakat disekitar perusahaan seperti berdayakan masyarakat peduli api, masyarakat pengawas api serta masyarakat pemadam api.

    “Masyarakat agar difasilitasi dan dilatih. Bisa bekerja sama dengan perusahaan, pemerintah serta Kapolsek untuk mengadakan simulasi penanggulangan karhutla dan berilah penghargaan kepada masyarakat yang aktif melaporkan adanya titik api,” ujar Kapolres Hendra Gunawan.

    ‪Sementara itu, Kabag Ops Kompol Zulkarnain didampingi Kasubbag Humas Polres Muaraenim, Iptu Arsyad menambahkan perusahaan yang berpotensi Karhutla diminta agar menyiapkan mesin pompa yang efektif yang sesuai dengan standarisasi. Penanggulangan Karhutla akan sulit berjalan jika tidak ada anggaran. Oleh karena itu, anggaran dari Pemerintah Daerah bisa dimanfaatkan untuk pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

    ‪”Kita berharap adanya sinergitas antara masyarakat, perusahaan dan pemerintah daerah. Seperti dengan aksi prevemtif (himbauan, penyuluhan), lalu juga preventif (mengontrol, memantau dan mengawasi) serta refresif (untuk memberikan efek jera) kepada masyarakat,” imbuhnya..(cacon)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com