• POLDA DIY Gelar Pasukan Pengamanan Lebaran

    0

    Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pasukan “Operasi Ramadniya Progo 2016” di Markas Polda DIY, Kamis, untuk pengamanan libur Lebaran 2016.
    Selain diikuti personel Polda DIY, acara itu juga diikuti perwakilan TNI Angkatan Darat, Polantas, Polairud, Binmas, Perwakilan Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
    Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Kapolda) DIY Brigjen Pol Prasta Wahyu Hidayat dalam acara itu mengatakan operasi kepolisian dengan sandi Operasi Ramadniya Progo 2016 akan dilaksanakan selama 16 hari mulai 30 Juni hingga 15 Juli 2016.
    “Operasi ini bertujuan mewujudkan terjaminnya rasa aman warga masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” kata Prasta.
    Menurut dia, dalam operasi itu Polda DIY akan melibatkan 2.640 personel ditambah bantuan dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta Dinas Kesehatan.
    Dikatakannya, dampak yang perlu diantisipasi dalam menghadapi Idul Fitri adalah meningkatnya kerawanan gangguan kamtibmas dan kriminalitas karena meningkatnya aktivitas masyarakat dalam melaksanakan kegiatan takbiran, shalat ied, kegiatan belanja, mudik, rekreasi, serta kegiatan distribusi bahan pokok.
    Meski situasi kamtibmas secara umum saat ini dapat dikatakan aman dan kondusif, namun menurut dia diupayakan antisipasi secara konsisten dan berlanjut oleh aparat Kepolisian dan berbagai pihak agar tidak berkembang menjadi gangguan dan hambatan menjelang Idul Fitri.
    Dalam kesempatan itu ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat berada di pusat-pusat keramaian.
    Ia juga mewanti-wanti agar masyarakat mewaspadai aksi gendam atau bius apabila bertemu dengan seseorang yang belum dikenal dan menawarkan makanan atau minuman selama perjalanan mudik.
    Sementara itu, untuk meminimalkan kemacetan, Polda DIY juga sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan seperti di Jalan Malioboro, Jalan Magelang, simpang empat Jombor, Jalan Parangtritis, pertigaan Congot, Kulon Progo, dan pertigaan Gua Pindul, Gunung Kidul.
    “Depan Mal dan pasar juga kami tempatkan pos gabungan,” kata dia.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com