• PLN Akui Masih Ada Pemadaman Selama Ramadan

    0

         Pekanbaru,  jurnalsumatra.com – Perusahaan Listrik Negara Wilayah Riau dan Kepulauan Riau mengakui masih ada pemadaman yang dilakukan selama Ramadan karena faktor teknis yang tak bisa dihindari.
    “Memang ada pemadaman terencana, baik itu pemeliharaan atau akibat lain. Dalam pelaksanaan operasional harian ada beberapa mesin pembangkit yang mengalami gangguan dan itu tidak bisa dihindarkan tapi sifatnya tidak masif dan bisa kita tangani dengan baik,” kata General Manager PLN WRKR, Feby Joko Priharto di Pekanbaru, Jumat.
    Dia mencontohkan seperti beberapa hari lalu Pembangkit Sumsel V dan Teluk Sirih Sumbar yang membantu pasokan listrik Riau mengalami gangguan. Namun, kata dia, itu bisa segera pulih karena ditanggulangi dengan baik sehingga bisa beroperasi kembali.
    Akibat terganggunya aliran listrik interkoneksi tersebut dikatakan Feby membuat terjadinya pemadaman kurang lebih 5-8 Megawatt (Mw). Sedangkan beban puncak listrik di Riau pernah hampir mencapai 600 Mw.
    “Itu tentu masih kecil sekali,” imbuhnya.

         Saat ini pasokan listrik dari Provinsi Riau hanya miliki kemampuan total 370,6 Megawatt (Mw) terdiri dari Teluk Lembu di Kota Pekanbaru sebesar 145,2 Mw, lalu Koto Panjang di Kabupaten Kampar 95,7 Mw dan Balai Pungut di Duri, Kabupaten Bengkalis 129,7 Mw.
    Beban listrik di Riau terutama pada waktu puncak mulai pukul 18.00 WIB terhitung 22 April 2016 telah mencapai sekitar 600 Mw atau daerah tersebut kekurangan pasokan dan mengandalkan jaringan interkoneksi 150 KV sekitar 38 persen atau 232 MW.
    Manajer Sumber Daya Manusia dan Umum PLN WRKR, Dwi Suryo Abdullah menyampaikan selama Ramadan dan beberapa pekan setelah Lebaran, jelasnya, kondisi sistem listrik di Riau selalu dipasok pada waktu beban puncak mulai pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB dari sistem interkoneksi dengan tegangan 150 kilovolt baik Sumatera bagian tengah maupun Sumatera bagian utara.
    “Tapi bila terjadi pemadaman, itu merupakan gangguan yang besifat lokal. Seperti trafo bermasalah karena pohon tumbang, hubungan singkat disebabkan angin kencang, layang-layang dan lain sebagainya,” kata dia.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com