• Perusahaan HPH AB Diminta Selesaikan Upah Pekerja

    0

         Muara Teweh, jurnalsumatra.com – Perusahaan yang bergerak di sektor perkayuan PT Austral Byna di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah diminta menyelesaikan masalah upah atau gaji karyawan yang sudah dua bulan sejak April dan Mei 2016 belum dibayar.
    “Kepada perusahaan agar membayarkan upah para pekerja, sebab upah tersebut juga yang mereka harapkan memenuhi kebutuhan hidup dan keluarganya,” kata Wakil Ketua I DPRD Barito Utara,  Hj Mery Rukaini di Muara Teweh, Selasa.
    Menurut Mery,  gaji tersebut merupakan hak yang didapatkan para karyawan, yang dalam hal ini perusahaan berkewajiban untuk membayarkan upah tersebut sesuai dengan apa yang telah diatur dalam perundang-undangan yang berlaku.
    PT Austal Byna merupakan perusahaan HPH pertama dan terbesar di Kabupaten Barito Utara, jadi tentunya dalam bekerja pihak manajemen perusahaan sudah memiliki rencana kerja anggaran biaya (RKAB).

         “RKAB ini diusulkan oleh pihak manajemen perusahaan kepada Dinas terkait sebagai dasar melaksanakan kegiatan, yang mana isinya terkait rencana biaya oprasional perusahaan dalam melaksanakan kegiatannya, serta hal lainnya termasuk juga menyangkut apabila kayu-kayu yang diproduksi itu belum terjual,” kata Mery yang juga politisi dari Partai Demokrat ini.
    Dia mengatakan dalam hal ini, perusahan dalam berinvestasi pastinya ada memiliki modal untuk pos-pos kegiatan yang akan dilaksakan. Saya berharap dalam hal ini pihak PT Austal Byna jangan sampai merugikan para karyawan ini.
    Sesuai dengan hasil pertemuan dewan dalam rapat hearing tanggal 9 Juni 2016 lalu terkait masalah upah tenaga kerja ini, didapat kesimpulan dengan manajemen pihak perusahaan yang dihadiri oleh Manejer PT Austal Byna, Hasbullah yakni pihak perusahaan  berjanji membayar gaji karyawan selama dua bulan, apabila kayu di blok areal perusahaan dan logpond Banjarmasin, Kalimantan Selatan laku terjual.
    “Gaji para karyawan yang belum dibayar ini dipastikan bisa dibayar oleh PT Austral Byna selambat-lambatnya dua bulan terhitung sejak tanggal 9 Juni 2016, demikian pula untuk THR dipastikan bisa dibayar oleh manajemen PT Austal Byna sebelum Hari Raya Idul Fitri,” kata Mery.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com