• Pereli Pemula Unjuk Gigi Di Kejuaraan Banten

    0

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Sejumlah pereli kelas nonseeded atau pemula berhasil unjuk gigi pada ajang kejuaraan reli nasional bertajuk Pertamax Sprint Rally Championship yang digelar di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten.
    Menurut keterangan data yang diterima Antara di Jakarta, Minggu (5/6), pereli nonseeded Bimo Pradikto dan navigatornya Fredrik keluar sebagai juara kelas Maxi J. Bimo mencatatkan total raihan waktu 17 menit 35,9 detik.
    Sementara pada kelas Maxi Car yang diperuntukan mobil bermesin di atas 1600cc, Rizal Sungkar dengan co-driver M. Redwan yang turun pada kelas Maxi J sempat tampil memukau hari pertama, namun kali ini mengalami masalah dengan clutch master yang menyebabkan dirinya harus bersusah payah di SS 3.
    Alhasil, Rizal pun yang merupakan pereli kelas seeded A atau senior diganjar dengan penalti selama sepuluh detik. Kendala ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pereli non seeded.
    Akhirnya, Rizal berada di posisi kedua dengan total torehan waktu 17 menit 49,3 detik. Adapun pada posisi ketiga kembali diduduki oleh pereli non seeded, Felix Gonadi dan navigatornya Jordan Johan dengan total catatan waktu 18 menit 20,9 detik. Pada kelas ini, pereli-pereli non-seeded mulai mendominasi.
    Prestasi gemilang pereli non seeded berlanjut pada kelas Super16 yang diperuntukan bagi mobil bermesin di bawah 1600cc. Tito Kartowisastro dan navigatornya Andi Rendy yang turun di kelas F16 berhasil menjadi yang terdepan dengan meninggalkan dua pereli seeded di belakangnya, yaitu Advannov Agung P dengan navigatornya Zinedine Doohan di posisi kedua dan Yoyok dengan co-driver Ibenzani di posisi ketiga.

        Baik Bimo Pradikto maupun Tito Kartowasastro mengakui bahwa aturan handicap bagi Seeded A dan Seeded B memberikan motivasi bagi pereli pemula seperti mereka untuk dapat bersaing di peringkat atas. Keduanya pun berharap Pertamax Sprint Rally Championship 2016 akan terus digelar sehingga selalu dapat memberi peluang dan kesempatan bagi pembalap pemula.
    Sementara itu, pada kelas Maxi N, sekali lagi Rizal bersama navigatornya Endrue Fasha berhasil mempertahankan catatan waktu teratas yang ia dapat hari pertama. Rizal keluar sebagai juara dengan total torehan waktu 17 menit 23,1 detik.
    “Seri pertama merupakan hasil yang sangat baik untuk Pertamax Sprint Rally Team. Meskipun sempat mengalami masalah clutch master di kelas Maxi J, namun kami masih dapat mencapai posisi kedua. Begitu juga di kelas Maxi N, di mana kami bisa keluar sebagai juara,” kata Rizal usai perlombaan.
    Terkait ajang Pertamax Sprint Rally Championship 2016 yang juga merupakan event pembinaan sekaligus kesempatan unjuk gigi bagi para pereli muda, Rifat Sungkar selaku direktur Pertamax Motorsport menjelaskan, “Inti dari Pertamax Motorsport Program ini adalah pembinaan. Dan seri pertama Pertamax Sprint Rally Championship 2016 memberikan hasil yang kami harapkan. Menurut saya, hasil ini menjadi bukti bahwa semua memiliki kesempatan untuk menjadi pemenang,”.
    Selain itu ia juga mengatakan jika harapan tersebut tidaklah keinginan semata, namun memang dikonsep untuk melahirkan pembalap muda guna mewujudkan regenerasi pereli nasional di Indonesia.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com