• Pemprov Sumsel Pasarkan Apartement

    0
    rapat rusunawa

    Pemprov Sumsel Pasarkan Apartement

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Sosialisasi Penjualan Apartement Bersubsidi Jakabaring oleh Sekertaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sekda Prov Sumsel), Mukti Sulaiman didampingi oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Ahmad Nasuhi di Graha Bina Praja, Senin (20/06).

    Sosialisasi diikuti oleh seluruh pemerintah Kabupaten/Kota, serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Sumsel.

    Dalam sambutan singkatnya Sekda Sumsel mengatakan, apartemen ini adalah hunian paling nyaman karena dilengkapi dengan fasilitas terintergrasi dengan Light Rail Transit (LRT) dan juga sarana dan prasarana yang merupakan hunian yang lengkap.

    Sementara itu Rohmat Budiyanto General Manager Perumnas Regional II juga PLT Proyek Apartemen Jakabaring mengatakan, ini sosialisasi pertama, dengan harapan seluruh Kabupaten/Kota dapat mengetahui adanya program apartemen dan memberitahukan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerahnya.

    “Pembangunan apartemen ini dibangun dengan tujuan, pertama, pemenuhan kebutuhan perumahan untuk rakyat. Kedua, sebagai pendukung sarana prasarana Asian Games 2018. Selama pelaksanaan Asian Games apartemen dipakai sementara yang dipinjam dari pemilik,” jelasnya.

    Lanjutnya, tidak disebut rusunami karena ini kelas apartemen atau kwalitas hotel bintang 3. Apartemen dibangun di atas lahan 5,31 hektar dengan tinggi 23 lantai untuk tower 1 dan 2 dan 22 lantai untuk tower 3 . Apartemen akan terintegrasi dengan LRT dan dekat dengan Bank Sumsel-Babel dan venue dayung serta menghadap sirkuit moto GP,  sekolah yang akan dibangun.

    “Ini merupakan apartemen atau tower tertinggi di Sumsel. Fasilitas yang berkaitan dengan semua sport olahraga Jakabaring. Apartemen ini mempunyai dua type, pertama type studio dengan satu kamar dengan harga 204 juta sedang type two bedroom dengan dua kamar tidur harga 285 juta. Harga sangat murah, karena apartemen termurah saja tidak ada dibawah Rp10 juta permeter sementara apartemen ini harganya Rp8,7 juta permeter,” katanya.

    Ditambahkan Rohmat, apartemen diprioritaskan kepada PNS karena tanah apartemen adalah milik Pemerintah Provinsi. Bila sampai batas waktu yang ditentukan masih ada sisa maka bisa dijual ke masyarakat umum.

    “Tanda jadi hanya Rp500 ribu, sebagai keseriusan setelah itu baru melengkapi Administrasi, tetapi bila tidak lolos administrasi maka uangnya akan dikembalikan. Saat ini ada 3 bank yang sudah siap membantu yakni Bank Sumsel-Babel, Bank Tabungan Negara, Bank Rakyat Indonesia,” (Rn)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com