• Pemkot Pekalongan Petakan Tujuh Titik Macet

    0

         Pekalongan, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memetakan tujuh titik rawan macet di sepanjang jalur pantai utara pada arus mudik dan balik Lebaran mendatang.
    Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, dan Kebudayaan Kota Pekalongan, Doyo Budi Wibowo di Pekalongan, Selasa, mengatakan bahwa  sejumlah titik rawan macet tersebut, antara lain pertigaan Jalan Slamet dan Jalan Gajah Mada, perlintasan rel kereta api (KA) di Jalan KH. Mas Mansyur, Ponolawen, Simpang Grogolan, Simpang Ramayana, dan kawasan Terminal Bus Pekalongan.
    “Tujuh titik macet tersebut karena faktor yang berbeda. Selain perlintasan KA di Jalan K.H. Mas Mansyur, titik macet disebabkan adanya pertemuan arus lalu lintas lokal dan pantura,” katanya.

         Selain itu, kata dia, “overload” jumlah kendaraan yang akan masuk titik penyempitan jalan atau “bottle neck”.
    Ia mengatakan untuk mengantisipasi dan mengurai kemacetan pada saat mudik Lebaran, pemkot bekerja sama dengan Kepolisian Resir Kota Pekalongan akan menyiagakan sejumlah petugas di posko-posko terdekat dari titik macet.
    “Kami telah siagakan sejumlah petugas, antara lain di posko THR dan posko Matahari,” katanya.
    Menurut dia, pemkot juga akan menyiapkan barikade yang akan dipasang di sepanjang jalur pantura, khususnya sepanjang Jalan Dr. Soetomo hingga Jalan Jenderal Sudirman.
    Barikade tersebut dipasang, kata dia, untuk meminimalisasi kerawanan kemacetan akibat pertemuan arus lalu lintas lokal dengan kendaraan yang melaju di jalur pantura.
    “Barikade akan disiapkan oleh pemkot. Akan tetapi pemasangannya akan dilakukan oleh petugas Polresta Pekalongan. Jika kondisi kepadatan tinggi maka barikade bisa dipasang penuh,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com